Surat yang Disunahkan Dibaca saat Shalat Hari Jumat
NU Online · Jumat, 20 Oktober 2017 | 01:03 WIB
Hengki Ferdiansyah
Kolumnis
Jumat termasuk hari yang dimuliakan dalam Islam. Bahkan, dalam hadits riwayat Ibnu Majah disebutkan, “Hari Jumat adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam.”
Ada banyak keutamaan dan manfaat bila mengerjakan amaliyah sunah Jumat. Sebab itu, Rasulullah menganjurkan memperbanyak ibadah dan melakukan amalan sunah di hari Jumat.
Di antara amalan sunah yang dianjurkan di hari Jumat ialah membaca surat-surat tertentu pada saat shalat lima waktu, khususnya shalat Jumat. Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in menjelaskan,
Artinya, “Disunahkan bagi orang yang hadir (menetap) membaca surat Al-Jumu’ah dan Al-Munafiqun, atau surat Al-A’la dan surat Al-Ghasyiyah saat shalat Jumat dan shalat Isya hari Jumat. Dianjurkan pula membaca surat As-Sajdah dan surat Al-insan pada shalat Shubuh dan membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas saat shalat Maghrib di hari Jumat. Sementara bagi musafir dianjurkan membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas saat shalat Shubuh di hari Jumat dan selainnya.”
Berdasarkan penjelasan Zainuddin Al-Malibari di atas dapat dipahami bahwa pada saat shalat Shubuh di hari Jumat disunahkan membaca surat As-Sajdah dan surat Al-Insan. Lebih afdhal lagi bila shalat Shubuh dilakukan secara berjamaah sembari membaca dua surat itu.
Pada shalat Jumat, dianjurkan membaca surat Al-Jumu’ah dan Al-Munafiqun, atau membaca surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah. Kedua surat ini juga dianjurkan membacanya ketika shalat Isya hari Jumat. Sementara surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas disunahkan membacanya saat shalat Maghrib.
Orang yang sedang berpergian jauh, atau musafir disunahkan membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas pada saat shalat Shubuh di hari Jumat. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
5
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
6
Puncak Kemarau Tiba, Ancaman Karhutla hingga Kebakaran Sampah Diprediksi Meningkat
Terkini
Lihat Semua