Nasional

Pengangkatan Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Dijadwalkan Oktober Ini

Ahad, 4 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Pengangkatan Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Dijadwalkan Oktober Ini

Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping Simson Fransiscus Rihi (berdiri) dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, Sabtu (3/10/2026) malam. (Basarnas)

Jakarta, NU Online

Manajemen KM Virgo Transport 8, PT Virgo Karya Shipping, memastikan proses salvage atau pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa akan dilaksanakan pada Oktober 2026. Kepastian tersebut disampaikan setelah pihak perusahaan mempercepat komunikasi dengan perusahaan asuransi internasional yang menangani proses tersebut.

 

Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping Simson Fransiscus Rihi mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan penanggung jawab Protection and Indemnity (P&I). Upaya tersebut juga mendapat dukungan Kementerian Perhubungan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Basarnas untuk mempercepat penunjukan mitra internasional pelaksana salvage.

 

“Memang itu kewajiban kami. Dan itu juga kami didukung oleh surat-surat yang sudah diberikan oleh Kementerian Perhubungan, KSOP, bahkan dari bantuan Pak Basarnas sendiri untuk kami melakukan penekanan kepada P&I,” katanya dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang digelar secara daring, Sabtu (3/10/2026) malam.

 

Simson mengatakan pihaknya telah mengerucutkan pilihan pada salah satu perusahaan pelaksana salvage. Namun, nama perusahaan tersebut belum dapat diumumkan karena proses penandatanganan belum dilakukan dan masih terdapat sejumlah data yang harus dilengkapi.

 

“Dalam beberapa hari ke depan penandatanganan. Karena ada beberapa hal yang mesti dilengkapi lagi, data yang harus kami support kepada para pengambil keputusan di P&I,” ujarnya.

 

Ia mengatakan perusahaan terus mengupayakan percepatan penyelesaian administrasi dan penandatanganan agar proses salvage segera berjalan.

 

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mendorong tim salvage segera melaksanakan pengangkatan dan stabilisasi kapal sesuai amanah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Sistem Pelayaran Nasional.

 

Ia juga mengatakan bahwa pencarian di dalam badan kapal baru dapat kembali dilakukan setelah kapal berhasil diangkat. “Operasi pencarian dalam badan kapal dapat dilaksanakan kembali setelah kapal berhasil diangkat,” imbuhnya.

 

Senada, Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah memberikan teguran keras kepada PT Virgo Karya Shipping agar segera mengangkat kapal karena masih banyak korban yang diduga terjebak di dalamnya.

 

“Kementerian Perhubungan hanya bisa sebatas menegur dan memerintahkan segera. Tapi semuanya itu tergantung dari pihak asuransi, seberapa cepat pelaksanaan salvage ini,” ujarnya.

 

Hingga Sabtu (3/10/2026) pukul 21.00 WIB, sebanyak 188 orang dari total 243 orang dalam manifes telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia. Sementara itu, 55 orang lainnya masih dalam pencarian.