“Sebutkan nama manusia yang paling mencintaimu! Pria itu lantas mengucapkan ‘Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam (semoga Allah melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada beliau)’. Penyakit itu pun lantas hilang.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)
Jadi, salah satu ikhtiar mengatasi kebas selain gerakan-gerakan fisik tertentu adalah dengan membaca shalawat. Redaksinya bisa beragam, seperti allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ Muhammad, atau shallallâhu ‘ala sayyidinâ Muhammad, atau yang lebih panjang dari ini. (Mahbib)
Terpopuler
1
Masyarakat Adat Kalimantan Timur Ungkap Penolakan Proyek Karbon Bank Dunia
2
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
3
Khutbah Jumat: Makna Kemerdekaan yang Hakiki dalam Islam
4
Wacana Ketua Umum PBNU Dipilih Lewat AHWA, Rais Aam: Semua Dikembalikan ke Muktamirin
5
Khutbah Jumat: Hindari Kemaksiatan dalam Perayaan Kemerdekaan
6
Khutbah Jumat Kemerdekaan: Mengenang Jasa Pahlawan, Melanjutkan Perjuangan
Terkini
Lihat Semua