Mengontrol amarah menjadi parameter kekuatan batin seseorang. Karena orang yang sedang marah bisa lalai terhadap segalanya, termasuk pada Tuhan dan dirinya sendiri. Dampak negatifnya bisa tak terbatas. Dalam situasi inilah setan hinggap, karena marah memang pekerjaan hawa nafsu, baik marah untuk kepentingan diri sendiri, untuk orang banyak, maupun marah mengatasnamakan agama.
Rasulullah dalam suatu hadits pernah mengulang-ulang perintah “Jangan marah!” hingga tiga kali. Hal ini lantaran amarah tak hanya bisa menghilangkan akal sehat, tapi juga memiliki efek kerusakan bagi diri sendiri dan sekitarnya. Dalam menyikapi suatu hal, seseorang hendaknya tetap rileks dan berpikir jernih sehingga usaha mengatasi masalah lebih banyak menghasilkan maslahat ketimbang mudarat. Rasulullah memberi resep mengusir setan dan marah dengan membaca ta’awudz:
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
A‘ûdzubillâhi minasy syaithânir rajîm
"Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk." (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)
Doa ini juga selaras dengan pesan Al-Qur’an dalam surat Fushilat ayat 36 yang berbunyi, “Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
(Mahbib)
Terpopuler
1
Ini Rangkaian Kegiatan HUT Ke-81 RI, dari Zikir Kebangsaan hingga Pesta Rakyat
2
Pemerintah Siapkan 8.100 Kuota bagi Masyarakat untuk Saksikan Langsung Upacara HUT Ke-81 RI di Istana
3
Trump Umumkan Perjanjian Pelucutan Senjata di Gaza, Hamas Tegaskan Baru Diterapkan Setelah Israel Mundur Total
4
Hukum Menjamak Shalat karena Menonton Film The Oddysey
5
Menag Klaim Indeks Kerukunan Umat Beragama Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia
6
Prabowo Batal Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, Menag: Ada Tugas Kenegaraan
Terkini
Lihat Semua