Sayyid Bakri, Kisah di Balik Sang Pencipta Shalawat Fatih
NU Online ยท Jumat, 20 November 2020 | 14:30 WIB
Patoni
Penulis
Namanya lengkapnya ialah Sayyid Muhammad al-Bakri, sang pencipta Shalawat Fatih. Beliau merupakan salah seorang keturunan Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq, sahabat sekaligus mertua Nabi Muhammad SAW.
Sayyid Bakri merupakan keturunan Abu Bakar yang tidak terlepas dari doa Rasulullah untuk Abu Bakar ketika dia menemani Rasulullah dengan sepenuh hati di Gua Tsur ketika dikejar-kejar kaum kafir Quraisy.
Saat itu, Abu Bakar menjaga Nabi Muhammad dari sengatan hewan liar seperti ular. Ia menutup lubang-lubang di gua dengan pakaiannya. Tersisa satu lubang kecil yang belum tertutup. Akhirnya ia tutup lubang itu dengan jempolnya.
ย
Baca juga:ย Keseharian dan Hari-hari Akhir Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Sebab biasanya lubang-lubang di gua dihuni oleh hewan-hewan liar dan berbisa, seperti ular, kalajengking, dan hewan berbisa lainnya. Pikiran Abu Bakar benar, lubang yang ia tutup dengan jempolnya itu dihuni oleh ular. Jempol Abu Bakar digigit ular, riwayat lain menyebut kalajengking.
Abu Bakar menahan sakit luar biasanya itu hingga tubuhnya gemetar, keringat bercucuran. Rasa sakit yang tak tertangguhkan ditahan agar tidak mengganggu Nabi Muhammad yang sedang tidur, sedang istirahat.
Habib Luthfi bin Yahya dalam bukunya Secercah Tinta: Jalinan Cinta Seorang Hamba dengan Sang Pencipta (2014: 43) mengungkapkan, setelah Nabi Muhammad terjaga dan tahu apa yang sedang terjadi pada Abu Bakar, Nabi mendoakan Abu Bakar. Di situ Nabi Muhammad membacakan Surat Al-Fatihah. Setelah dibacakan Surat Al-Fatihah, jempol Sayyidina Abu Bakar yang membengkak akhirnya pulih seperti semula.
ย
Baca juga:ย Orang Celaka yang Tak Jumpa Rasulullah SAW di Hari Kiamat
Habib Luthfi juga mengungkapkan perkataan Nabi Muhammad kepada Abu Bakar: โAbu Bakar, kamu akan mati syahid sebab kejadian ini dan keturunanmu akan menjadi para syuhadaโ.
Doa Nabi Muhammad untuk Abu Bakar terbukti. Habib Luthfi mencontohkan dua keturunan Abu Bakar, yaitu Sayyid Syekh Muhyiddin Ibnu โArabi dan Sayyid Bakri yang mempunyai Shalawat Fatih.
Berikut Shalawat Fatih tersebut:
ุงูููููฐููู
ูู ุตูููู ููุณููููู
ู ููุจูุงุฑููู ุนูููู ุณููููุฏู ููุง ู
ูุญูู
ููุฏููู ุงููููุงุชูุญู ููู
ูุง ุงูุบููููู ููุงููุฎูุงุชูู
ู ููู
ูุง ุณูุจููู ููุงููููุงุตูุฑู ุงููุญูููู ุจูุงููุญูููู ููุงููููุงุฏูู ุงูููู ุตูุฑูุงุทู ู
ูุณูุชูููููู
ู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุนูููู ุงูฐูููู ููุฃูุตูุญูุงุจููู ุญูููู ููุฏู ุฑููู ููู
ูููุฏูุงุฑููู ุงููุนูุธูููู
ู
Allahumma shalli wa sallim wa barik โala sayyidina Muhammadinil Fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, wan nashiril haqqa bil haqqi, wal hadi ila shiratin mustaqim (ada pula yang baca shiratikal mustaqim). Shallallahu โalayhi, wa โala alihi, wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil โadzhim. (Habib Luthfi, 2014: 43)
ย
Baca juga:ย Ziryab: Musisi, Sastrawan, dan Pengembang Fesyen Abad Pertengahan
Artinya, โYa Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah limpahkan shalawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.โ
Adapun fadhilah atau keutamaan Shalawat Fatih ini telah banyak diriwayatkan oleh para ulama. Prinsipnya, selain mendatangkan keajaiban dalam hidup, membaca Shalawat Fatih juga dapat memudahkan setiap urusan, menyelesaikan permasalahan hidup, diberikan kelancaran rezeki, dan ridha Allah SWT.
Penulis: Fathoni Ahmad
Editor: Muchlishon
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
4
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
5
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
6
Data Antrean Haji Dibersihkan, Masa Tunggu Faktual Diperkirakan 14-15 Tahun
Terkini
Lihat Semua