Beragama dengan Tutur Kata yang Baik
Dalam Tafsir al-Jalalain Juz Awal, Imam Jalaluddin al-Suyuthi menafsirkan kata husna sebagai suatu bentuk masdar dan sifat dari kata yang terbuang berupa masdar dari kata kerja perintah sebelumnya, yakni qaula. Kata tersebut, lanjutnya, bermakna mubalaghah, kelipatan atau kesungguhan. Hal serupa juga disampaikan Al-Baidhawi dalam kitab tafsirnya.