Adakah Bidadara di Surga untuk Perempuan?
NU Online · Rabu, 11 September 2019 | 10:01 WIB
Begini penjelasan saya:
Lelaki di masa Arab jahiliyah itu punya istri banyak – tak terbilang jumlahnya. Islam datang dan mengatur maksimal empat dalam satu waktu. “Rasanya jadi rugi dong kalau memeluk Islam?” Begitu tanya para pria.
Maka sebagai iming-iming diceritakanlah dalam Al-Qur’an: kalau kalian patuh pada aturan Islam di dunia, kalian akan mendapatkan apa yang kalian sukses menahan diri di dunia. Di surga kelak kalian akan dapat puluhan bidadari cantik (lengkap dengan penggambaran kemolekan dan kesucian mereka).
Baca juga:
Jadi, dengan kata lain, lelaki itu makhluk 'rendahan' yang takluk dengan syahwat dan karenanya perlu dimingi-imingi kenikmatan bidadari di surga kelak.
Bagaimana dengan perempuan?
Para perempuan mahkluk terhormat. Kualitas keimanan mereka tidak berdasarkan iming-iming syahwat. Tanpa ada bidadara pun perempuan rela memeluk Islam dan mematuhi ajaranNya.
Wahai para perempuan, tidakkah anda merasa Allah sedang memperlakukan anda dengan terhormat? Tentu aneh kalau anda merasa Allah tidak adil dan karenanya anda meminta ada bidadara di surga. Sudah diperlakukan dengan terhormat —keimanan yang tidak bisa ditukar dengan iming-iming syahwat di akhirat, lha kok mau-maunya anda turun kelas seperti kami para lelaki?
Berbahagialah para perempuan. Anda makhluk terhormat.
Tabik,
Nadirsyah Hosen, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand, Dosen Senior Monash Law School Australia
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
4
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
5
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
6
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
Terkini
Lihat Semua