Sikat Gigi di Siang Ramadhan, antara Kemakruhan dan Anjuran
Dalam logika Syekh ‘Izzuddin bin Abdissalam, jika bau mulut saja diberi apresiasi besar oleh Allah, apalagi aroma harumnya.
Kumpulan artikel kategori Ramadhan
Dalam logika Syekh ‘Izzuddin bin Abdissalam, jika bau mulut saja diberi apresiasi besar oleh Allah, apalagi aroma harumnya.
Lailatul qadar merupakan peristiwa sekaligus pengalaman istimewa. Menyembunyikan bagi orang yang merasakannya lebih aman dari timbulnya ujub diri sendiri dan hasud dari orang lain.
mazhab maliki berpendapat, itikaf merupakan bentuk taqarub dan sala satu kebaikan tambahan yang dianjurkan dan disukai oleh syariat bagi laki-laki dan perempuan, terlebih pada 10 hari terakhir Ramadhan
Karena tergolong ibadah itikaf memiliki rukun dan syarat-syarat tersendiri. Pembahasan itikaf biasanya ditempatkan setelah kajian puasa.
Menurut Ibnu Hajar, terkait waktu terjadinya malam Lailatul Qadar, ada banyak sekali pendapat, masing-masing pendapat dengan landasan argumennya. Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyebutkan ada 45 pendapat soal ketetapan waktu malam Lailatul Qadar.
Yang paling mengherankan adalah, betapa banyak tuduhan sesat dan bid’ah terhadap orang-orang Islam yang melakukan shalat sunnah lailatul qadar dengan seloroh, “tidak ada hadits Rasulullah, dan Rasulullah tidak pernah melakukan hal itu”
Pada dasarnya turunnya malaikat ke bumi bukan atas dasar keinginan dan kemauan sendiri, namun dengan tujuan ibadah, yaitu mengurus setiap urusan manusia, berupa takdir-takdir yang akan dihadapi pada tahun tersebut. Seperti ajal, rezeki, jodoh, dan lain sebagainya.
Sebenarnya, dari Lauhul Mahfudz, Jibril menerima Al-Qur’an dari malaikat penjaga secara berkala selama dua puluh malam. Lalu Jibril menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad saw berangsur selama dua puluh tahun. Ada yang mengatakan lebih dari itu.
Ketika dua pasukan tempur itu akan bertempur, Rasulullah segera menyiapkan barisan Muslimin sambil mendorong mereka untuk bertempur dan menanamkan kecintaan mati syahid.
Keagungan dan keistimewaan malam Qadar pada dasarnya terletak dalam dua kemuliaan, yaitu turunnya Al-Qur’an (nuzulul qur'an) itu sendiri dan turunnya para malaikat dalam jumlah yang besar, termasuk di dalamnya malaikat Jibril. Para malaikat turun di malam itu dengan cahaya yang cemerlang, dengan penuh kedamaian dan kesejahteraan.
Manusia yang bertakwa senantiasa menjalani hubungan baik dengan Allah s.w.t. dalam kegiatan ibadah dan menjalani hubungan baik dengan sesamanya serta alam sekitarnya dalam berbagai kegiatan sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, peradaban dan berbagai hubungan lainnya.
Allah melipatgandakan semua pekerjaan yang ada di dalam bulan Ramadhan; mulai dari ibadah yang dibalas dengan jaminan berlipat ganda pahala, sampai maksiat yang juga dibalas dengan jaminan berlipat ganda dosa.