Batasan Fiqih Sentuhan Laki-laki pada Anak Perempuan: Hukum Bersalaman dan Aurat Anak
NU Online ยท Jumat, 21 November 2025 | 16:00 WIB
Bushiri
Kolumnis
Berinteraksi dengan anak kecil perempuan sering dianggap hal yang wajar dan tanpa risiko. Banyak orang merasa bahwa karena mereka masih kecil maka tidak ada batasan tertentu dalam sentuhan atau perlakuan. Namun dalam fikih, persoalan ini memiliki aturan yang lebih rinci, sebab Islam tidak hanya menjaga kehormatan orang dewasa tetapi juga memberikan perlindungan kepada anak sejak dini. Lalu bagaimana sebenarnya Islam mengatur cara interaksi laki-laki kepada anak kecil perempuan?ย
Hukum Bersalaman dengan Anak Kecil Perempuan
Bersalaman dengan perempuan dalam Islam memiliki aturan yang jelas. Secara umum seorang laki-laki tidak diperbolehkan bersalaman dengan perempuan yang bukan mahram karena situasi semacam itu dapat menimbulkan fitnah atau godaan. Dalam fikih terdapat pengecualian untuk anak perempuan yang masih kecil yaitu anak yang menurut kebiasaan belum menimbulkan syahwat. Pada keadaan seperti ini bersalaman dengan mereka diperbolehkan.
Imam Ar-Ramli menjelaskan:
ููุชูุณูููู ู ูุตูุงููุญูุฉู ุงููู ูุณูููู ู ุนูููุฏู ููููู ููููุงุกู ูููููู ุนูููู ููุฑูุจูุ ููุณูููููููุชูููุง ุดูุงู ูููุฉู ููู ูุตูุงููุญูุฉู ุงูุฑููุฌููููููู ููู ูุตูุงููุญูุฉู ุงููู ูุฑูุฃูุชููููู ููู ูุตูุงููุญูุฉู ุงูุฑููุฌููู ุงููุฃูููุซูู ุฅุฐูุง ููุงููุชู ู ูุญูุฑูู ูุง ูููู ุฃููู ุฒูููุฌูุชููู ุฃููู ุฃูู ูุชููู ุฃููู ููุงููุชู ุตูุบููุฑูุฉู ููุง ุชูุดูุชูููู
Artinya, โDisunnahkan bagi seorang Muslim untuk bersalaman setiap kali bertemu meskipun hanya sebentar. Sunah ini mencakup bersalaman antara laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan, dan laki-laki dengan perempuan jika perempuan tersebut adalah mahramnya atau istrinya atau budaknya atau masih anak-anak yang belum menimbulkan syahwat.โ (Fatawaย Ar-Ramli, [Beirut, Maktabah Islamiyah: t.t.], jilid IV, halaman 52)
Beberapa ulama seperti Zakaria Al-Ansariย menyebutkan batas usia anak perempuan yang sudah dianggap menimbulkan syahwat. Secara umum batasan yang disebutkan adalah sekitar enam sampai tujuh tahun.
ูููููููู: ููุตูุบููุฑูุฉู ููุง ุชูุดูุชูููู ุนูุฑูููุง) ููููููู ุจูุณูุจูุนู ุณูููููู ููุฃูููููู
Artinya, โUcapan beliau dan anak kecil yang secara umum tidak menimbulkan syahwat. Ada yang mengatakan batasnya adalah tujuh tahun atau kurang.โ (Asnal Mathalib, [Beirut, Darul Kitab Islamiyah: t.t.], jilid I, halaman 57)
Menyentuh Area Sensitif dari Anak Perempuan
Fiqih Islam juga mengatur hukum menyentuh tubuh anak perempuan kecil terutama yang berkaitan dengan area sensitif atau aurat. Wahbahย Az-Zuhailiย menerangkan bahwa anak perempuan berusia sekitar dua tahun delapan bulan tidak memiliki aurat yang wajib ditutupi. Anak perempuan berusia tiga sampai empat tahun tidak memiliki aurat dalam hal dipandang sehingga seseorang boleh melihat tubuhnya dalam keperluan sehari-hari. Namun demikian, Pada usia ini anak perempuan dianggap memiliki aurat dalam hal disentuh sehingga laki-laki tidak boleh menyentuh atau memandikannya.
Anak yang lebih besar seperti yang berusia sekitar enam tahun ke atas sudah dianggap memiliki aurat seperti perempuan dewasa. Pada usia ini seorang laki-laki tidak diperbolehkan melihat auratnya serta tidak diperbolehkan menyentuhnya. Batasan ini menjadi penting karena fikih memberi perlindungan terhadap potensi syahwat dan menjaga kehormatan anak.
Wahbahย Az-Zuhaili menjelaskan:
ูุจูุช ุณูุชูู ูุซู ุงููุฉ ุฃุดูุฑ ูุง ุนูุฑุฉ ููุง. ูุจูุช ุซูุงุซ ุณููู ุฅูู ุฃุฑุจุน ูุง ุนูุฑุฉ ููุง ูู ุงููุธุฑุ ูููุธุฑ ุฅูู ุจุฏููุงุ ูููุง ุนูุฑุฉ ูู ุงูู ุณ ูููุณ ููุฑุฌู ุฃู ูุบุณููุงุ ูุงูู ุดุชูุงุฉ ูุจูุช ุณุช ูุงูู ุฑุฃุฉุ ูุง ูุฌูุฒ ููุฑุฌู ุงููุธุฑ ุฅูู ุนูุฑุชูุง ููุง ุชุบุณูููุง.
Artinya, โAnak perempuan berusia dua tahun delapan bulan tidak memiliki aurat. Anak perempuan usia tiga sampai empat tahun tidak memiliki aurat dalam hal dipandang sehingga boleh melihat seluruh tubuhnya. Namun ia memiliki aurat dalam hal disentuh sehingga laki-laki tidak boleh memandikannya. Anak perempuan yang sudah menimbulkan syahwat seperti anak berusia enam tahun hukumnya seperti perempuan dewasa. Laki-laki tidak boleh melihat auratnya dan tidak boleh memandikannya.โ (Fiqhul Islami wa Adillatuhu, [Damaskus, Darul Fikr: t.t.], jilid I, halaman 756).
Pentingnya Batasan dan Perlindungan
Dari sudut sosial dan psikologis, orang dewasa perlu memahami bahwa tidak semua bentuk sentuhan dapat dianggap wajar, terutama jika menyentuh area tubuh yang sensitif atau ketika anak belum mampu memberikan persetujuan secara matang. Dalam situasi semacam ini, kehati-hatian sangat dibutuhkan untuk menjaga rasa aman anak. Hal ini sejalan dengan yang disampaikanย Hayani Wulandari dalam artikelnya Psikologis Terhadap Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual (Journal of Early Childhood and Inclusive Education, vol 7 no 1 2023, hlm 23).
Peran orang tua menjadi elemen kunci. Anak perlu dibimbing untuk mengenali bagian tubuh yang bersifat pribadi dan diberi pemahaman bahwa tidak semua sentuhan dari orang dewasa itu pantas. Edukasi dan pengawasan yang berlangsung terus menerus akan membantu anak membangun batasan yang sehat sejak dini.
Pembahasan para ulama menunjukkan bahwa persoalan interaksi laki-laki dengan anak perempuan kecil tidak bisa dipandang sepele. Ada batasan-batasan yang disusun demi menjaga kehormatan sekaligus melindungi anak dari dampak negatif. Wallahu aโlam
Ustadzย Bushiri, pengajar di Zawiyah Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 5 Dosa yang Sering Diremehkan, tetapi Berat Pertanggungjawabannya
2
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Resmi Buka Bahtsul Masail Pra-Muktamar Ke-35 NU
3
Khutbah Jumat: Bahaya Hoaks dan Dosa Menyebar Informasi Palsu
4
Sejumlah Bakal Calon Ketua Umum PBNU Hadiri Peluncuran Buku Kiai Ma'ruf Amin
5
454 Kasus DBD di Tapanuli Tengah, 5 Warga Meninggal Dunia
6
Sambut Muktamar ke-35 NU, MA IPNU Gelar Diskusi Panel Undang Bakal Calon Ketum PBNU
Terkini
Lihat Semua