Jangan Sia-siakan, Ini Keistimewaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah
NU Online ยท Jumat, 2 Agustus 2019 | 04:30 WIB
Abdul Wahab Ahmad
Kolumnis
Menurut para ahli tafsir, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah disinggung keberadaannya dalam tiga ayat Al-Qurโan, yakni:
ููุงููููุฌูุฑู ููููููุงูู ุนูุดูุฑูย
โDemi Fajar dan sepuluh hari,โ (QS al-Fajr: 1-2).
ููุฃูุชูู ูู ูููุงููุง ุจูุนูุดูุฑู
โDan Kami menyempurnakannya dengan sepuluh hari,โ (QS. al-Aโraf: 142).
ููููุฐูููุฑููุง ุงุณูู ู ุงูููููู ููู ุฃููููุงู ู ู ูุนููููู ูุงุชู
โDan mereka berzikir pada Allah di hari-hari yang telah diketahui,โ (QS. al-Hajj: 26).
Sepuluh hari dan hari-hari yang telah diketahui dalam ayat-ayat di atas oleh banyak ulama ditafsirkan dengan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Rasulullah ๏ทบ menyebutkan bahwa keistimewaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini bahkan tak bisa disaingi oleh jihad. Ia bersabda:
ุนููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃูููููู ููุงูู: ยซู ูุง ุงูุนูู ููู ููู ุฃููููุงู ู ุฃูููุถููู ู ูููููุง ููู ููุฐูููุยป ููุงูููุง: ูููุงู ุงูุฌูููุงุฏูุ ููุงูู: ยซูููุงู ุงูุฌูููุงุฏูุ ุฅููููุง ุฑูุฌููู ุฎูุฑูุฌู ููุฎูุงุทูุฑู ุจูููููุณููู ููู ูุงููููุ ููููู ู ููุฑูุฌูุนู ุจูุดูููุกูยป
โDari Nabi Muhammad ๏ทบ, Ia bersabda: ย โTak ada amal yang lebih utama daripada yang dilakukan di hari hari ini.โ ย Para sahabat berkata: โTidakkah jihad juga?โ ย Rasul menjawab: โTidak juga jihad, kecuali seorang yang pergi memerangi musuh dengan jiwa dan hartanya kemudian kembali tanpa membawa apa punโ," (HR Muslim).
Karena pentingnya masa sepuluh hari ini, maka Rasulullah ๏ทบ memberikan arahan apa saja yang perlu dibaca oleh seorang muslim supaya bisa panen pahala di hari-hari ini, yaitu:
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู : "ู ุง ู ููู ุฃูููุงู ู ุฃูุนูุธูู ู ุนูููุฏู ุงูููููู ููููุง ุฃูุญูุจูู ุฅููููููู ุงูุนู ูู ููููููููุ ู ููู ููุฐููู ุงููุฃูููุงู ู ุงููุนูุดูุฑูุ ููุฃูููุซูุฑููุง ูููููู ู ู ููู ุงูุชููููููููู ููุงูุชููููุจููุฑู ููุงูุชููุญูู ููุฏู"
Rasulullah ๏ทบ bersabda: "Tiada hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal yang lebih Allah cintai bila dilakukan di hari itu daripada sepuluh hari ini, maka perbanyaklah di dalamnya membaca lรขilรขha illa-Llรขh, Allรขhu akbar dan alhamdulillรขh,โ (HR Ahmad).
Selain wiridan di atas, Syekh Ibnu Katsir, seorang mufassir terkemuka, mengatakan bahwa Rasulullah juga berpuasa di sepuluh hari ini dengan berdasarkan hadis dalam Sunan Ibnu Dawud. Dengan demikian, rangkaian puasa ini juga mencakup puasa Arafah. (Ibnu Katsir, Tafsir Ibn Katsir, vol. V, hal. 415).ย
Karena itu, maka sebaiknya hari-hari istimewa ini jangan dibiarkan lewat begitu saja tanpa amal ibadah. Sebagai patokan sederhana hanya perlu diingat bahwa sepuluh hari sebelum hari raya, baik Idul Fitri mau pun Idul Adha, adalah hari-hari spesial di mana umat Islam akan memanen pahala bila menggiatkan ibadah di saat tersebut. Wallahuaโlam.
ย
Ustadz Abdul Wahab Ahmad, Wakil Katib PCNU Jember dan Peneliti di Aswaja Center Jember.
Terpopuler
1
Maju Calon Ketua Umum PBNU, Gus Yusuf Soroti Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Pesantren
2
Khutbah Jumat: Menyeimbangkan Antara Percaya Takdir dan Tuntutan Menjaga Kesehatan
3
Khutbah Jumat: Menjaga Kesehatan dengan Berolahraga, Ikhtiar Menjaga Amanah dari Allah
4
Gus Rozin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Bawa Misi Benahi Organisasi
5
Kongres Umat Islam Indonesia Usulkan Pembentukan Danantara Syariah untuk Konsolidasikan Ekonomi Umat
6
Prabowo Tuding Masih Ada Londo Ireng dengan Wajah Wartawan hingga LSM
Terkini
Lihat Semua