Keutamaan Bulan Rajab Menurut KH Sholeh Darat Semarang (2)
NU Online · Ahad, 17 April 2016 | 05:00 WIB
Oleh M Rikza Chamami
Amaliyah di bulan Rajab memang banyak sekali. Itu dikarenakan betapa mulianya bulan Rajab menurut Allah Swt. Dalam memberikan pemahaman amaliyah di bulan Rajab ini, KH Sholeh bin Umar Assamarani (Mbah Sholeh Darat) menyebutkan amalan istighfar yang perlu dibaca setiap pagi dan sore sebanyak 70 kali agar terbebas dari neraka.
Perintah membaca istighfar itu ditegaskan oleh Rasulullah Saw dalam haditsnya: "Barangsiapa yang mengucapkan dalam Rajab, Sya'ban dan Ramadan pada waktu diantara dzuhur dan ashar:
استغفر الله العظيم الذي لا اله الا هو الحي القيوم واتوب اليه توبة عبد ظالم لا يملك لنفسه ضرا ولا نفعا ولا موتا ولا حياتا ولا نشورا
Maka Allah memerintahkan dua malaikat untuk membakar buku tulisan amal jeleknya".
Allah bahkan menegaskan bahwa setiap malam Rajab adalah malam di bulan milik Allah. Dan hamba yang mengikuti juga hambaKu dan rahmat juga milik Allah. Termasuk fadl (kemuliaan) berada pada kekuasaan Allah. Dan Allah akan memberikan ampunan pada hambaNya yang selalu memohon ampun.
Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa barangsiapa melaksanakan puasa pada hari keduapuluh tujuh bulan Rajab dan mengeluarkan shadaqah, maka Allah akan menulis pahala puasa dengan seribu kebaikan dan memerdekakan seribu budak.
Mbah Sholeh Darat juga menjelaskan tentang sebuah malam mulia di dalam bulan Rajab yang disebut sebagai lailatu raghaib (ليلة رغائب). Keterangan mengenai itu diambil dari hadits: "Janganlah Anda sekalian lupakan bahwa dalam awal Jum'at di bulan Rajab, maka malamnya disebut lailatu raghaib ketika berada pada sepertiga malam. Saat itu para Malaikat tujuh langit dan tujuh bumi berkumpul jadi satu di kanan kiri ka'bah dengan disaksikan oleh Allah. Saat melihat peristiwa itu, Allah menyampaikan bahwa apa yang diminta Malaikat akan dikabulkan. Dan Malaikat meminta pada Allah untuk memaafkan hambanya yang berpuasa Rajab. Dan Allah tegas menjawab telah memaafkan semua hambaNya itu".
Bersambung.....
Alfatihah.
Penulis adalah Wakil Ketua KOPISODA/Komunitas Pecinta Mbah Sholeh Darat, Alumni Qudsiyyah dan Dosen UIN Walisongo
Terpopuler
1
Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
3
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
5
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
6
Susunan Pengurus 2026-2031 Terbentuk, Ketua Umum PBNU: Mulai Besok Kita Berkhidmah
Terkini
Lihat Semua