Mengumandangkan adzan merupakan salah satu perbuatan yang memiliki fadhilah yang sangat besar. Imam Ghazali dalam kitabnya yang sangat terkenal
Ihyaโ Ulumiddin menyitir hadits yang menjelaskan keutamaan seorang muadzdzin (orang yang adzan). Beliau menuturkan:<>
Di akhirat kelak, ada tiga golongan yang dekat dari minyak misik yang hitam. Mereka tidak akan terpengaruh oleh hisab (perhitungan amal manusia), dan mereka tidak akan merasakan ketakutan yang dialami manusia lainnya. (Pertama) adalah seorang laki-laki yang membaca Al-Qurโan murni semata-mata karena Allah SWT, kemudian menjadi imam yang diridhai oleh makmumnya. (Kedua) seorang laki-laki yang adzan di masjid, mengajak manusia untuk menuju jalan Allah SWT. (Ia melakukan itu) semata-mata mengharap ridha Allah SWT mengharap ridha Allah SWT. Dan (ketiga) seorang laki-laki yang diberi rizki dunia yang banyak oleh Allah SWT, namun rizki tersebut tidak sampai melupakannya untuk melaksanakan perbuatan akhirat. (Ihya Ulumiddin juz I, hal 145).
Begitulah, ternyata mengumandangkan adzan itu memiliki faidah yang besar.
Nah dalam adzan ada beberapa perbuatan yang disunnahkan. Diantaranya adalah tarjiโ. Ulama Syafiโiyah beranggapan bahwa di antara perbuatan yang disunnahkan ketika adzan adalah tarjiโ. Lalu apakah tarjiโ itu? Imam Nawawi al-Bantani menyebutkan:
Yang disebut tarjiโ adalah membaca dua kalimat syahadat dengan suara yang pelan-pelan, sebelum mengumandangkan adzan secara keras. Masing-masing dibaca dua kali. Karena itu seseorang membaca empat bacaan (asyhadu an la Ilaha illalah dua kali dan asyhadu anna Muhammadan Rasulullah dua kali) secara berurutan.
Kesunnahan itu diperoleh dari hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim:
Dari Abi Mahdzurah, bahwa sesungguhnya Nabi SAW mengajarkan kepadanya adzan ini. (yakni)
ุฃุดูุฏ ุฃู ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ุฃุดูุฏ ุฃู ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู
ุฃุดูุฏ ุฃู ู ุญู ุฏุง ุฑุณูู ุงููู ุฃุดูุฏ ุฃู ู ุญู ุฏุง ุฑุณูู ุงููู
Kemudian diulang lagi,
ุฃุดูุฏ ุฃู ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ุฃุดูุฏ ุฃู ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู
ุฃุดูุฏ ุฃู ู ุญู ุฏุง ุฑุณูู ุงููู ุฃุดูุฏ ุฃู ู ุญู ุฏุง ุฑุณูู ุงููู
kemudian membaca
ุญู ุนูู ุงูููุงุญ ุญู ุนูู ุงูููุงุญ
dan membaca
ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู
Atas dasar ini, mayoritas ulama mengatakan bahwa tarji ketika adzan hukumnya sunnah. Imam Nawawi mengatakan bahwa hadits di atas menjadi dalil dan bukti nyata bagi Madzab Malik, Syafiโi, Ahmad dan jumhur ulama bahwa tarji dalam adzan merupakan perbuatan yang disyariatkan. (Shahih al-Muslim bi Syarh an-Nawawi).
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Rais Syuriyah PCNU Jember
Terpopuler
1
Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah
2
Khutbah Jumat: 3 Jenis Ucapan yang disukai Allah
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
4
Khutbah Jumat: 8 Hal yang Dijauhi Rasulullah Mulai dari Kecemasan hingga Dililit Utang
5
Di Manakah Jutaan Orang Arab dalam Perang Iran Vs Israel dan AS?
6
Khutbah Jumat: Evaluasi Keuangan Setelah Hari Raya
Terkini
Lihat Semua