Khutbah Jumat: Dua Tanda Dicabutnya Rasa Syukur dari Hati Seorang Muslim
Naskah khutbah Jumat ini menjelaskan tentang dua tanda dicabutnya rasa syukur dalam hati seorang muslim.
Artikel dengan tag "Khutbah Jumat"
Naskah khutbah Jumat ini menjelaskan tentang dua tanda dicabutnya rasa syukur dalam hati seorang muslim.
Naskah khutbah Jumat ini mengingatkan jamaah bahwa bencana adalah alarm peringatan yang datang dari alam.
Naskah khutbah Jumat ini menjelaskan tentang pentingnya sinergi guru dan murid dalam menjaga nilai pendidikan di era disrupsi teknologi.
Naskah khutbah Jumat ini mengingatkan jamaah tentang pentingnya menguatkan iman di tengah cuaca dan kehidupan yang tidak pasti.
Khutbah Jumat ideal harus singkat namun berbobot, memenuhi rukun, tidak membosankan, serta disampaikan efektif sesuai fiqih dan kebutuhan jamaah.
Khutbah ini mengajak umat meneladani Imam Syafi’i dalam menjaga diri dari maksiat, memperkuat iman, menundukkan hawa nafsu, dan meraih ketakwaan.
Naskah khutbah Jumat ini menjelaskan tentang korelasi antara zuhud dengan mandiri finansial.
Naskah khutbah Jumat ini menjelaskan tentang 4 cara meraih rezeki yang berkah.
Naskah khutbah ini mengingatkan jamaah untuk menguatkan 3 aspek penting bagi generasi muda, yaitu ilmu, akhlak, dan keterampilan.
Naskah khutbah Jumat ini mengingatkan jamaah tentang bahaya julid, karena beririsan dengan hasad, ghibah, dan namimah.
Khutbah Jumat ini mengajak jamaah untuk mengoptimalkan jari jemari sebagai sarana memperkuat dakwah di era digital.
Ajak diri untuk istiqamah membaca Al-Qur’an, memahami maknanya, dan menjadikannya petunjuk hidup menuju ridha Allah.