Membaca Ulang Pesan Nabi SAW tentang Pentingnya Menanam Pohon
Islam mendorong umatnya menanam pohon kapan pun, bahkan di masa genting. Menanam adalah syukur, menjaga bumi, dan warisan bagi generasi mendatang.
Artikel dengan tag "Menanam Pohon"
Islam mendorong umatnya menanam pohon kapan pun, bahkan di masa genting. Menanam adalah syukur, menjaga bumi, dan warisan bagi generasi mendatang.
Eksploitasi alam merupakan bentuk kufur nikmat yang merusak tatanan lingkungan dan mengundang bencana.
Membiarkan dahan pohon di atas rumah bisa membahayakan. Namun masalahnya pohon itu milik orang lain. Lantas, bagaimana?
Akad-sewa menyewa berfungsi untuk mendapatkan manfaat suatu barang bukan untuk memiliki barang, tidak seperti jual beli.
Pemilik pohon yang menjulur ke rumah tetangga harus mau menebang atau memotong bagian pohon yang mengganggu rumah tetangganya.
Dalam Islam, pohon dipandang sebagai salah satu ciptaan Allah yang dimuliakan dan dapat memberikan banyak manfaat kepada manusia.
Pada suatu hari Jumat, ketika Nabi sedang menyampaikan khutbah di Masjid Nabawi, tiba-tiba terdengar suara tangisan dari arah belakang masjid.
Kedua jenis amal, yaitu at-ta’addi dan al-qashir, ini mengandung kebaikan yang sama. Hanya saja jenis amal yang mengandung keberlanjutan (at-ta’addi) lebih utama daripada jenis amal yang terbatas (al-qashir).
Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri dengan mengutip sejumlah hadits tersebut memotivasi umat Islam untuk menanam pohon mengingat kebesaran manfaatnya baik untuk diri sendiri maupun untuk makhluk lainnya.