Rasulullah Menekankan Pentingnya Ikhtiar Lalu Bertawakal
Islam memerintahkan agar kita berusaha semaksimal mungkin dalam mengusahakan sesuatu, baru kemudian bertawakal kepada Allah swt.
Artikel dengan tag "Rasulullah"
Islam memerintahkan agar kita berusaha semaksimal mungkin dalam mengusahakan sesuatu, baru kemudian bertawakal kepada Allah swt.
Akhlak menjadi disiplin ilmu tersendiri yang kadang diintegrasikan tasawuf dan filsafat karena terkait erat dengan konsep etika, dan lain-lain. Akhlak dan budi pekerti yang luhur sangat dibutuhkan untuk mengisi kehidupan masyarakat.
Setelah berhasil memenangkan peperangan, pasukan musuh yang kalah telak itu terpecah belah menjadi tiga kelompok yang lari ke wilayah berbeda. Sebagian lari ke Tha’if, sebagian lari ke Nakhlah, dan sebagian lagi lari ke Authas.
Akidah yang diajarkan para Nabi dan Rasul, tidak pernah berubah dari satu masa ke masa yang lain yaitu akidah Tauhid yakni kepercayaan dan keyakinan bahwa sesungguhnya Allah itu adalah Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
Selama di Madinah, Nabi membangun kekuatan umat di samping melakukan gerakan syiar Islam ke kabilah-kabilah atau suku bangsa secara luas hingga ke negeri-negeri lainnya.
Karena itu pula sebagian ulama tafsir menyimpulkan bahwa pastilah Nabi Muhammad telah meneladani sifat-sifat terpuji para nabi sebelum beliau.
Kelemahlembutan adalah sifat yang ditanamkan Tuhan kedalam jiwanya terkait dengan fungsinya sebagai dai. Sifat ini hendaknya mewarnai kehidupan para dai sebagai pelanjut risalah dakwah.
Rasulullah melaksanakan kebijakan politik tingkat tinggi dengan mewujudkan “Persatuan Yatsrib” mengingat konflik antar-kabilah atau suku yang berlangsung 120 tahun.
Kekecewaan Rasulullah kepada Khalid bin Walid ‘Sang Pedang Allah’
Rasulullah ﷺ diutus untuk menebar kasih sayang ke semesta alam. Sifat kasih sayangnya ini membuatnya mudah untuk memaafkan setiap jengkal kesalahan orang lain, baik yang disengaja ataupun tidak. Berkaitan sifat kasih sayang Nabi, Allah swt berfirman,
Nabi Muhammad juga tidak pernah mengurangi timbangan atau pun takaran. Muhammad juga tidak pernah memberikan janji-janji yang berlebihan, apalagi bersumpah palsu.
Rasulullah yang mendengar kabar ini langsung menggalang tentara Muslim sebagai bentuk perlawanan. Karena kedua belah pihak bertemu di sebuah pangkalan air bernama Muraisi’ di daerah Qadid, pertempuran ini juga memiliki nama Perang Muraisi’.