Khutbah Jumat: Teladan Rasulullah dalam Membumikan Toleransi
Khutbah Jumat: Rasulullah saw merupakan teladan toleransi dan keberagaman.
Artikel dengan tag "Toleransi"
Khutbah Jumat: Rasulullah saw merupakan teladan toleransi dan keberagaman.
Beragama dengan toleran mencakup internal seperti menerima adanya khilafiyah dalam amalan agama Islam dan eksternal seperti mengakui agama orang lain.
Khutbah Jumat ini mengingatkan kita bahwa toleransi merupakan nilai luhur yang harus dijunjung tinggi oleh setiap warga negara Indonesia
Sayyidina Umar bin Khattab memberikan teladan kepada umat manusia untuk bersikap toleran saat ia berada di Palestina.
Khutbah Jumat ini mengingatkan umat Islam bahwa Islam adalah agama yang sangat mementingkan toleransi
Kisah toleransi Asma binti Abu Bakar yang ditegur Rasulullah saw karena menolak hadiah dari ibunya yang masih non-Muslim.
Toleransi memegang peran penting dalam menjaga perdamaian dunia di tengah perbedaan yang harus dikelola dengan baik untuk menjadi kekuatan besar
Berikut ini dipaparkan sikap toleran yang dicontohkan oleh Rasulullah pada pemeluk agama lain
Islam melarang umatnya untuk menghina sesembahan orang lain, karena hal tersebut dapat memancing mereka untuk menghina Allah SWT.
Di Ramadhan sering ditemui saudara non muslim melakukan aksi berbagi takjil buka puasa kepada muslim. Tapi, apa hukum menerima dan memakannya?
Hukum menghadiri dan mengikuti hari raya agama lain yang bernuansa kebaktian agama adalah tidak boleh kecuali kondisi tertentu.
Materi khutbah Jumat berikut ini mengingatkan kepada jamaah tentang berdakwah dengan cara yang baik. Hal ini sudah dicontohkan oleh para penyebar Islam di nusantara khususnya Wali Songo yang menjadikan tradisi sebagai infrastruktur dalam berdakwah. Dengan penghargaan Wali Songo pada kearifan dan budaya lokal, Islam dapat diterima dengan baik sehingga kita bisa mewarisi nikmatnya iman dan Islam sampai saat ini. Toleransi sangat dijunjung tinggi oleh para leluhur bangsa Indonesia dan ini harus diteruskan oleh kita semua.