Syariah

Jangan Remehkan! Ini Keutamaan Membaca Basmalah di Awal Wudhu

NU Online  ยท  Senin, 29 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Jangan Remehkan! Ini Keutamaan Membaca Basmalah di Awal Wudhu

Keutamaan membaca basmalah di awal wudhu.

Membaca basmalah adalah hal yang sangat dianjurkan bila hendak melakukan perbuatan baik. Meninggalkan membaca basmalah di awal perbuatan baik bisa mengurangi keberkahan perbuatan tersebut.ย Termasuk hal yang disunnahkan dimulai dengan basmalah adalah wudhu. Terkait hal ini, Rasulullah saw bersabda:


ย ู…ู† ุฐูƒุฑ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ ุนู†ุฏ ุทู‡ูˆุฑู‡ ุทู‡ุฑ ุงู„ู„ู‡ ุฌุณุฏู‡ ูƒู„ู‡ ูˆู…ู† ู„ู… ูŠุฐูƒุฑู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู„ู… ูŠุทู‡ุฑ ู…ู†ู‡ ุฅู„ู‘ูŽุงย ู…ุง ุฃุตุงุจ ุงู„ู…ุงุก


Artinya, "Barangsiapa berdzikir kepada Allah di kala bersuci, maka Allah akan menyucikan seluruh jasadnya; dan barangsiapa tak berdzikir kepada Allah di saat bersuci, maka yang suci hanya yang terkena air." (HRย Abdur Razaq).


Syekh Ali bin Ahmad al-Azizi sebagaimana dikutipย Syekh Nawawi Bantenย dalam Maraqil Ubudiyahย menyatakan, maksud hadits tersebut adalah siapa saja yang menyebut asma Allah swt di awal wudhu maka Allah akan menyucikan jasadnya lahir dan batin; sedangkanย bila ia tak menyebut asma Allah, maka tidak menjadi suci kecuali lahirnya saja. Adapun Imam anbโ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹-Nawawi dalam al-Majmu'ย menjelaskan bahwa yanbโ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹g dimaksud menyucikan baik seluruh tubuh atau hanya lahirnya saja adalah membersihkannyaย dari dosa kecil.ย (Nawawi al-Bantani, Maraqil Ubudiyah, [al-Hidayah], halamanย 18); danย โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹Imam anโ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹-Nawawi, al-Majmu', [Darul Fikr], juz I, halaman, 344).


Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairahย ra disebutkan:
ย 

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅูุฐูŽุง ุชูŽูˆูŽุถู‘ูŽุฃูŽ ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู -ุฃูŽูˆู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู- ููŽุบูŽุณูŽู„ูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ูุŒ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ู…ูู†ู’ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ู ูƒูู„ู‘ู ุฎูŽุทููŠุฆูŽุฉู ู†ูŽุธูŽุฑูŽ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุจูุนูŽูŠู’ู†ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู -ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุนูŽ ุขุฎูุฑู ู‚ูŽุทู’ุฑู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู. ููŽุฅูุฐูŽุง ุบูŽุณูŽู„ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ู…ูู†ู’ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ูƒูู„ู‘ู ุฎูŽุทููŠุฆูŽุฉู ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูŽุทูŽุดูŽุชู’ู‡ูŽุง ูŠูŽุฏูŽุงู‡ู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู- ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุนูŽ ุขุฎูุฑู ู‚ูŽุทู’ุฑู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู- ููŽุฅูุฐูŽุง ุบูŽุณูŽู„ูŽ ุฑูุฌู’ู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฎูŽุฑูŽุฌูŽุชู’ ูƒูู„ู‘ู ุฎูŽุทููŠุฆูŽุฉู ู…ูŽุดูŽุชู’ู‡ูŽุง ุฑูุฌู’ู„ุงูŽู‡ู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู -ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุนูŽ ุขุฎูุฑู ู‚ูŽุทู’ุฑู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกู- ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุฎู’ุฑูุฌูŽ ู†ูŽู‚ููŠู‘ู‹ุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฐู‘ูู†ููˆุจู
ย 

Artinya,ย "Rasulullah saw bersabda: 'Bila seorang hamba yang muslim atau mukmin berwudhu lalu membasuh wajahnya, maka keluarlah (diampunilah) setiap dosa pandangan matanya bersama air atau akhir tetesaan air. Ketika ia membasuh kedua tangannya, maka keluarlah setiap kesalahan yang dilakukan tangannya ย bersama air atau bersama tetesanย โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹air yang terakhir. Ketika ia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah setiap dosa langkah kakinya bersama air atau bersama tetesanย air yang terakhir hingga ia benar-benar bersih dari segala dosaโ€. (HR Muslim).


Dari hadits di atas tampaklah bahwa meskipunย wudhu bisa menghapus dosa kecil yang dilakukan, namun ada perbedaan besar antara wudhu yang diawali dengan basmalah atau tidak.
ย 

Harapan besar, keterangan dari Rasulullah sawย tersebut mendorong kita untuk selalu melakukanโ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹ย wudhu dengan sempurna, tak tergesa-gesa, dan tak hanya mencukupkan diri dengan yang wajib saja.ย Wallahulย musta'an.

 

Ustadzย Muhammadย Masruhan, Pengajar di PP Al-Inayah Wareng Tempuran dan Pengurus LBM NU Kabupaten Magelang

 


ย