Bahtsul Masail

Hukum Mengonsumsi Lebah

NU Online  ยท  Jumat, 27 Oktober 2017 | 05:30 WIB

Hukum Mengonsumsi Lebah

Ilustrasi (Pixabay)

Assalamu โ€˜alaikum wr. wb.ย 
Maaf Ustadz, saya ingin tanya: halal atau haramkah memakan lebah madu/tawon kepala. Mohon penjelasannya! Terimakasih. Wassalamu โ€˜alaikum wr. wb. (Ronald)

Jawaban
Assalamuโ€™alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saudaraku, Ronald yang baik, terima kasih atas pertanyaannya yang sangat bagus sekali. Sekarang ini memang konsumsi lebah, khususnya untuk tujuan kesehatan sedang marak. Untuk menjawab keraguan kita tentang halal atau haramnya mengonsumsi lebah, akan kami paparkan beberapa pendapat para ulama. Tentunya dalam hal ini harus kita pisahkan antara mengonsumsi lebah yang sudah dewasa dengan lebah yang masih berupa larva (Jawa: enthung).

Mengenai hukum mengonsumsi lebah dewasa, Imam Ibnu Rusyd dalam kitab Bidรขyatul Mujtahid (Kairo: Dar al-Hadits, 2004), juz III, hal. 20, menyebutkan:

ูˆูŽุญูŽูƒูŽู‰ ุฃูŽุจููˆ ุญูŽุงู…ูุฏู ุนูŽู†ู ุงู„ุดู‘ูŽุงููุนููŠู‘ู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูุญูŽุฑู‘ูู…ู ู„ูŽุญู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽูˆูŽุงู†ู ุงู„ู’ู…ูŽู†ู’ู‡ููŠู‘ู ุนูŽู†ู’ ู‚ูŽุชู’ู„ูู‡ูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ูƒูŽโ€ฆ ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽุญู’ู„ู

โ€œImam Abu Hamid (al-Ghazali) dari madzhab Syafiโ€™i menceritakan bahwasanya diharamkan memakan daging hewan yang dilarang dibunuh, ia berkata: seperti โ€ฆ lebah.โ€

Ini juga terkait dengan hadits:

ุญุฏุซู†ุง ุนุจุฏ ุงู„ุฑุฒุงู‚ ุฃุฎุจุฑู†ุง ู…ุนู…ุฑ ุนู† ุงู„ุฒู‡ุฑูŠ ุนู† ุนุจูŠุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุนุชุจุฉ ุนู† ุงุจู† ุนุจุงุณ ู‚ุงู„: ู†ู‡ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุนู† ู‚ุชู„ ุฃุฑุจุน ู…ู† ุงู„ุฏูˆุงุจ ุงู„ู†ู…ู„ุฉ ูˆุงู„ู†ุญู„ุฉ ูˆุงู„ู‡ุฏู‡ุฏ ูˆุงู„ุตุฑุฏ.

โ€œTelah menceritakan kepada kami โ€˜Abdurrazzaaq, telah mengkhabarkan kepada kami Maโ€™mar; dari Az-Zuhriy, dari โ€˜Ubaidullah bin โ€˜Abdillah bin โ€˜Utbah, dari Ibnu โ€˜Abbaas, ia berkata: โ€œRasulullah shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam telah melarang membunuh empat macam hewan: semut, lebah, burung hudhud, dan burung shurad.โ€ (Hadits ini shahih diriwayatkan oleh Ahmad 1/332).

Sedangkan untuk masalah mengonsumsi enthung lebah, Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitab Sullamunnajat (Surabaya: Al-Hidayah, tt), hal. 7, menjelaskan:

ูุฑุน - ู…ุง ูƒุงู†ุช ูู‰ ุจูŠุช ุงู„ุนุณู„ ุฃุฎูŠุงู ูุงุจุชู€ุฏุงุคู‡ุง ุจูŠุถ ุงู„ู†ุญู€ู„ ุซู… ุตุงุฑุช ุฏูˆุฏุง ู…ุน ุงู„ุฑูˆุญ ุซู… ู…ุงุชุช ุซู… ุตุงุฑุช ู†ุญู„ุง ุชุทูŠุฑ ูู‡ู‰ ูู‰ ุงู„ุทูˆุฑ ุงู„ุฃูˆู„ ุญู„ุงู„ ูˆูู‰ ุงู„ุทูˆุฑ ุงู„ุฐู‰ ุจุนู€ุฏู‡ ุญุฑุงู… ูƒู…ุง ู‚ู€ุฑุฑู‡ ุจุนุถู€ู‡ู…

โ€{Cabangan Masalah} ูApa yang terdapat di dalam sarang lebah, maka awalnya ia adalah telur, kemudian menjadi ulat, kemudian mati dan menjadi lebah yang bias terbang. Pada bentuknya yang awal ia halal, dan pada bentuk yang selanjutnya ia haram sebagaimana telah ditetapkan oleh sebagian ulama.โ€

Namun demikian, halalnya enthung lebah tersebut adalah jika susah dipisahkan dari madu dan tidak dimakan sendirian, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ahmad Salamah al-Qulyubi dalam Hasyiyah al-Qulyubi (Beirut: Dar al-Fikr, 1995), juz IV, hal. 241:ย 

ูˆูƒุฐุง ุงู„ุฏูˆุฏ ุงู„ู…ุชูˆู„ุฏู…ู† ุทุนุงู… ูƒุฎู„ ูˆูุงูƒู‡ุฉ ุฅุฐุง ุฃูƒู„ ู…ุนู‡ ู…ูŠุชุง ูŠุญู„ ููŠ ุงู„ุฃุตุญ ู„ุนุณุฑ ุชู…ูŠูŠุฒู‡ ุจุฎู„ุงู ุฃูƒู„ู‡ ู…ู†ูุฑุฏุงย 

โ€œDemikian pula dengan ulat yang lahir dari makanan seperti cuka atau buah-buahan, jika ia dimakan berbarengan dengan makanan tersebut dalam kondisi mati, maka hukumnya halal menurut qaul ashah karena sulit untuk membedakannya, berbeda hukumnya jika dimakan terpisah.โ€

Dari taโ€™bir-taโ€™bir yang ada bisa disimpulkan bahwasanya haram hukumnya memakan lebah yang sudah dewasa, sedangkan memakan enthung lebah hukumnya halal jika termakan bersamaan dengan memakan madu atau sarang madu, dan jika dimakan terpisah maka hukumnya haram.

Demikian jawaban yang bisa kami berikan beserta argumentasinya, semoga bisa bermanfaat. Wallahu aโ€™lam bi-shawรขb.

Wassalamuโ€™alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(Muhammad Ibnu Sahroji)