5.426 Jamaah Haji Aceh Siap Berangkat, PWNU Tekankan Bekal Ilmu dan Kesehatan
NU Online ยท Jumat, 24 April 2026 | 13:00 WIB
Helmi Abu Bakar
Kontributor
Banda Aceh, NU Online
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, menyampaikan sebanyak 5.426 calon jamaah haji asal Aceh siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Seluruh jamaah terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap mulai 6 hingga 20 Mei 2026 melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.
Arijal menjelaskan, kloter pertama akan diisi jamaah asal Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar sebanyak 393 orang, termasuk enam petugas kloter. Rinciannya, 287 jamaah berasal dari Banda Aceh dan 100 jamaah dari Aceh Besar. Kloter ini dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Aceh pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 07.00 WIB dan diberangkatkan ke Madinah pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 01.05 WIB.
Ia menambahkan, kuota haji Aceh tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada musim haji lalu jumlah jamaah tercatat 4.378 orang, maka tahun ini meningkat menjadi 5.426 orang atau bertambah 1.048 jamaah.
Menurutnya, kenaikan tersebut dipengaruhi perubahan sistem perhitungan kuota haji nasional yang kini berbasis perbandingan jumlah pendaftar dengan total kuota nasional. Sistem ini dinilai membuat pembagian kuota lebih cepat, transparan, akuntabel, dan adil, sehingga Aceh memperoleh tambahan kuota cukup besar.
Di sisi lain, Arijal memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Aceh telah mencapai sekitar 98 persen. Kesiapan tersebut meliputi asrama, akomodasi, transportasi jamaah dari kabupaten/kota, hingga kelengkapan dokumen perjalanan.
Ia mengimbau seluruh calon jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan sejak sebelum keberangkatan. Jamaah diingatkan agar rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental agar mampu menjalani rangkaian ibadah haji dengan baik.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh Tgk H Faisal Ali atau Abu Sibreh turut mengingatkan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi jamaah haji.
Menurutnya, persiapan haji tidak cukup hanya pada perlengkapan perjalanan, tetapi juga mencakup ilmu manasik, pemahaman syariat, kesiapan mental, serta kondisi kesehatan yang terjaga.
โJamaah haji harus membekali diri dengan ilmu, memahami tata cara ibadah dengan baik, serta menyiapkan bekal syariah lainnya agar pelaksanaan haji berjalan sesuai tuntunan. Di samping itu, kesehatan juga harus dijaga sejak sebelum berangkat, saat di Tanah Suci, hingga kembali ke daerah masing-masing,โ ujarnya.
Abu Sibreh berharap seluruh jamaah Aceh dapat menjalankan ibadah haji dengan tertib, khusyuk, dan penuh kesabaran. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, mematuhi arahan petugas, serta saling membantu sesama jamaah selama menjalani rangkaian ibadah.
โSemoga seluruh jamaah haji Aceh diberi kemudahan, kekuatan, kesehatan, dan perlindungan oleh Allah SWT dalam seluruh perjalanan ibadahnya. Kita doakan semuanya berangkat dengan selamat, beribadah dengan lancar, dan pulang ke Aceh dalam keadaan sehat serta memperoleh haji yang mabrur,โ tuturnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat Dzulqadah: Bulan Damai di Tengah Dunia yang Gemar Bertikai
2
Khutbah Jumat: Jangan Halalkan Segala Cara Meski Hidup Sedang Sulit
3
Khutbah Jumat: Menghidupkan Tradisi Membaca di Zaman Serba Instan
4
Hukum Mengubur Ikan Sapu-Sapu Hidup-hidup, Bolehkah?
5
Khutbah Jumat: Hari Bumi Sedunia, Mari Jaga Alam Kita
6
Khutbah Jumat: Meneladani Persahabatan Nabi dengan Alam
Terkini
Lihat Semua