Allâhumma innî a‘ûdzubika minal khubutsi wal khabâ’its
“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari sesuatu yang keji dan menjijikkan.”
Doa yang dipraktikkan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam ini dibaca ketika memasuki tempat buang hajat, baik di ruang tertutup (seperti WC) maupun kawasan terbuka. Selanjutnya, selama buang hajat berlangsung, seseorang dilarang keras mengucapkan sesuatu, termasuk kalimat dzikir, membalas salam atau menjawab adzan, kecuali dalam kondisi terpaksa. (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Kenaikan BBM dan Panic Buying dalam Pandangan Islam
2
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
3
Khutbah Bahasa Jawa: Nalika Kahanan Rekasa, Tansah Cekelen Sabar lan Takwa
4
PBNU Terima Kunjungan IAIS Malaysia, Bahas Kondisi Geopolitik dan Kerja Sama Umat Islam
5
Poroz Tuntut Permintaan Maaf dari IM3 Indosat terkait Iklan yang Dinilai Merendahkan Zakat
6
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
Terkini
Lihat Semua