Alhafiz Kurniawan
Penulis
Aktivitas penjualan tidak selamanya menghasilkan keuntungan. Aktivitas penjualan mengalami dinamikanya sendiri sesuai hukum pasar. Aktivitas penjualan terkadang mengalami kerugian dengan berbagai faktor penyebabnya. Rugi bukan sesuatu yang asing dalam aktivitas pasar. Rugi sesuatu yang lazim dalam hukum pasar.
Dalam kondisi rugi, kita tidak perlu menyesali diri. Kita harus tetap optimis untuk menjalankan aktivitas perdagangan. Kita dianjurkan untuk membaca doa sebagai berikut saat mengalami kerugian dalam berjualan:
عَسَى رَبُّنَا أَنْ يُبْدِلَنَا خَيْرًا مِنْهَا إِنَّا إِلَى رَبِّنَا رَاغِبُونَ
‘Asā rabbuna an yubdilanā khayran minhā, innā ilā rabbinā rāghibūna (Surat Al-Qalam ayat 32).
Artinya: “Semoga Tuhan memberikan ganti untuk kami dengan yang lebih baik dari yang ini. Sunnguh kami mengharapkan (ampunan) kepada Tuhan kami,” (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz I, halaman 408).
Sayyid Muhammad Az-Zabidi dalam Kitab Ithafus Sadatil Muttaqin (Syarah Ihya Ulumiddin) mengatakan, doa ini disebutkan oleh penulis Kitab Qutul Qulub Syekh Abu Thalib Al-Makki. (Az-Zabidi, Ithaf, [Beirut, Muassasatut Tarikh Al-Arabi: 1994 M/1414 H], juz V, halaman 103)
Doa ini mengisyaratkan kepada kita yang merugi untuk tidak pesimis. Doa ini membangun optimisme dan harapan kita untuk kembali lagi melakukan aktivitas berjualan atau berdagang. Wallahu a’lam. (Alhafiz Kurniawan)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua