Metode Kodifikasi Mushaf Abu Bakar RA
Kodifikasi mushaf Abu Bakar RA tidak menafikan sejumlah mushaf yang ada di tangan para sahabat. Hanya saja kodifikasi mushaf Abu Bakar RA dilakukan dengan penuh ketelitian. (As-Shabuni, 2016 M: 58).
Kumpulan artikel kategori Ilmu Al-Qur'an
Kodifikasi mushaf Abu Bakar RA tidak menafikan sejumlah mushaf yang ada di tangan para sahabat. Hanya saja kodifikasi mushaf Abu Bakar RA dilakukan dengan penuh ketelitian. (As-Shabuni, 2016 M: 58).
Setelah Rasulullah SAW selesai menyampaikan risalah, mengemban amanah, serta membimbing keberagamaan umat dan wafat pada 11 H atau sekira 632 M, kepemimpinan umat beralih kepada sahabat Abu Bakar As-Shiddiq RA. Di masa kepemimpinannya, Abu Bakar menghadapi berbagai tantangan sosial politik yang luar biasa.
Jam’ul Al-Qur’an atau kodifikasi Al-Qur’an dalam kajian ulumul quran merujuk dua pengertian, satu pada hafalan di luar kepala dan ingatan, dan kedua pada penulisan Al-Qur’an huruf demi huruf, kata demi kata, ayat demi ayat, dan surat ke surat.
Menurut As-Shabuni, upaya kodifikasi Al-Qur’an dilakukan di masa Nabi Muhammad SAW dengan menempuh dua jalan. Pertama, kodifikasi Al-Qur’an dalam batin dengan jalan hafalan dan ingatan. Kedua, kodifikasi Al-Qur’an dalam catatan dengan jalan penulisan dan goresan.
Riwayat paling sahih dari semua pandangan itu adalah Surat Al-Baqarah ayat 281 (Wat taqu yauman turja’un afihi ilallah) sebagaimana pandangan Ibnu Abbas RA
Kajian awal wahyu yang pertama kali turun ini berbasis pada riwayat, atsar, manqul, atau tauqif sehingga tidak ada ruang interpretasi akal atau ijtihad.
Apa yang dituduhkan ulama Nahwu klan Bashrah terhadap qira’at Imam Ibnu Amir rupanya menuai banyak kritikan pula dari berbagai kalangan.
Setidaknya ada tiga cara untuk menetapkan suatu surat masuk kelompok Makkiyah atau Madaniyah.
Qira’at Al-Qur’an tidak akan pernah menyalahi kaidah bahasa Arab, jikapun dijumpai pertentangan dengan kaidah bahasa Arab, maka yang menjadi syahid (dalil) adalah qira’at Al-Qur’an.
Pada prinsipnya, aktivitas membaca Al-Qur’an baik dilakukan pada hari dan bulan apa saja. Tetapi, memang ada hari dan bulan tertentu yang perlu mendapat prioritas atau intensitas lebih tinggi dalam membaca Al-Qur’an.
Imam An-Nawawi dalam Kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an menyebutkan sejumlah ketentuan waktu dan tempat membaca Al-Qur’an. .tb_button {padding:1px;cursor:pointer;border-right: 1px solid #8b8b8b;border-left: 1px solid #FFF;border-bottom: 1px solid #fff;}.tb_button.hover {borer:2px outset #def; background-color: #f8f8f8 !important;}.ws_toolbar {z-index:100000} .ws_toolbar .ws_tb_btn {cursor:pointer;border:1px solid #555;padding:3px} .tb_highlight{background-color:yellow} .tb_hide {visibility:hidden} .ws_toolbar img {padding:2px;margin:0px} .tb_button {padding:1px;cursor:pointer;border-right: 1px solid #8b8b8b;border-left: 1px solid #FFF;border-bottom: 1px solid #fff;}.tb_button.hover {borer:2px outset #def; background-color: #f8f8f8 !important;}.ws_toolbar {z-index:100000} .ws_toolbar .ws_tb_btn {cursor:pointer;border:1px solid #555;padding:3px} .tb_highlight{background-color:yellow} .tb_hide {visibility:hidden} .ws_toolbar img {padding:2px;margin:0px} .tb_button {padding:1px;cursor:pointer;border-right: 1px solid #8b8b8b;border-left: 1px solid #FFF;border-bottom: 1px solid #fff;}.tb_button.hover {borer:2px outset #def; background-color: #f8f8f8 !important;}.ws_toolbar {z-index:100000} .ws_toolbar .ws_tb_btn {cursor:pointer;border:1px solid #555;padding:3px} .tb_highlight{background-color:yellow} .tb_hide {visibility:hidden} .ws_toolbar img {padding:2px;margin:0px}
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.