Standar Suguhan Resepsi Pernikahan dalam Islam
Dalam Islam, tidak ada standardisasi khusus terkait suguhan resepsi pernikahan. Namun demikian, ada beberapa anjuran sebagaimana berikut.
Kumpulan artikel kategori Keislaman
Dalam Islam, tidak ada standardisasi khusus terkait suguhan resepsi pernikahan. Namun demikian, ada beberapa anjuran sebagaimana berikut.
Islam mengakui adanya meritokrasi , tapi berdasarkan pada takwa dan ilmu, bukan keturunan dan status sosial.
Munas NU hasilkan putusan penting lindungi lingkungan, tolak ekstraktivisme, dan dorong peran agama dalam merawat ekologi Indonesia.
“Untuk merasa bahwa dunia absurd, manusia harus masih hidup,” kata Camus. Tapi dalam iklim yang melampaui batas, absurditas telah menjadi keseharian.
Filosofi pohon kurma dan kelapa mengajarkan kita tentang makna menebar manfaat yang sejati dalam kehidupan.
Takwa adalah kompas moral lintas zaman, bukan sekadar takut, tapi kesadaran akan siapa diri kita dan siapa Pemilik sejati langit dan bumi.
Di balik kejayaan Bani Umayyah, terdapat mimbar-mimbar masjid yang dipakai untuk melaknat para sahabat.
Nabi SAW menyebut, bahwa suami yang mengumbar aib istri masuk ke dalam golongan manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah.
Menurut Ibnu Khaldun, kesejahteraan merupakan harmoni sosial dan spiritualitas.
Apakah ada tempat tertentu yang dianjurkan dalam Islam untuk menggelar pesta pernikahan?
Secara alami manusia memiliki kecenderungan hedonis. Namun Al-Quran mengingatkan agar tidak berlebihan dan lupa pada urusan akhirat.
Nasihat dalam ceramah pernikahan seharusnya menghindari seksis atau bias gender yang cenderung merendahkan pihak perempuan.