Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
NU Online ยท Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:53 WIB
Muhammad Zainul Mujahid
Kolumnis
Di tengah kondisi ekonomi yang kian tidak menentu, bekerja untuk mencari nafkah yang halal menjadi tantangan tersendiri. Selain minimnya lapangan pekerjaan, semakin kaburnya batas antara halal dan haram terkadang juga menyebabkan sebagian orang putus asa, atau bahkan menempuh jalan yang tidak diridhai dalam agama.
ย
Berikut naskah khutbah Jumat yang berjudul, โKhutbah Jumat Terbaru: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal di Tengah Ekonomi Sulitโ. Untuk mencetaknya, silakan klik ikon berwarna merah pada bagian kanan atas. Semoga bermanfaat.ย
Khutbahย I
ุงูููุญูู ูุฏู ูููููฐูู ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู ูููููุ ููุจููู ููุณูุชูุนููููู ุนูููู ุฃูู ูููุฑู ุงูุฏููููููุง ููุงูุฏููููููุ ููุงูุตููููุงุฉู ููุงูุณููููุงู ู ุนูููู ุฃูุดูุฑููู ุงููุฃูููุจูููุงุกู ููุงููู ูุฑูุณูููููููุ ููุจููููููุง ู ูุญูู ููุฏู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุนูููู ุงูฐูููู ููุฃูุตูุญูุงุจููู ููุงูุชููุงุจูุนููููู ููู ููู ุชูุจูุนูููู ู ุจูุฅูุญูุณูุงูู ุฅูููู ููููู ู ุงูุฏูููููู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงููู ููุญูุฏููู ููุงุดูุฑููููู ูููู ุงููู ููููู ุงููุญูููู ุงููู ูุจูููู. ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญููู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู ุตุงุฏููู ุงููููุนูุฏู ุงููุฃูู ูููู.
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏู, ููููุง ุฃููููููุง ุงููุญูุงุถูุฑููููู ุงูุชูููููุง ุงูููู ุญูููู ุชูููุงุชููู ููููุง ุชูู ูููุชูููู ุฅููููุง ููุฃูููุชูู ู ู ูุณูููู ููููู. ููููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู: ูููู ุงูููุฐูู ุฌูุนููู ููููู ู ุงููุฃูุฑูุถู ุฐููููููุง ููุงู ูุดููุง ููู ู ูููุงููุจูููุง ูููููููุง ู ููู ุฑูุฒููููู ููุฅููููููู ุงููููุดููุฑู
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah
Pada kesempatan yang mulia ini, khatib berwasiat kepada diri sendiri dan bagi jamaah sekalian untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Swt., dengan terus istiqamah melaksanakan segala amal ibadah yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.
Sebab, dengan takwa, kita akan memperoleh kemuliaan. Dengan takwa, keselamatan dunia dan akhirat akan diraih. Dengan berkat ketakwaan pula, hidup menjadi mudah dan rezeki akan datang melimpah.ย
Sebagaimana firman Allah swt dalam Q.S. Ath-Thalaq ayat 2-3:
ููู
ููู ููุชูููู ุงูููููู ููุฌูุนููู ูููู ู
ูุฎูุฑูุฌูุง (2) ููููุฑูุฒููููู ู
ููู ุญูููุซู ููุง ููุญูุชูุณูุจู ููู
ููู ููุชูููููููู ุนูููู ุงูููููู ูููููู ุญูุณูุจูููย
Artinya: "Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya."ย
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullahย
Akhir-akhir ini, kita dihadapkan dengan kondisi ekonomi yang makin tidak menentu. Persaingan mendapatkan pekerjaan, lowongan yang makin sempit, dan pada akhirnya meningkatkan angka pengangguran. Hal ini diperparah dengan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi.ย
Di tengah kondisi tersebut, mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga tentu menjadi tidak mudah. Terlebih lagi, ketika melihat realitas yang terkadang penghasilan tidak sebanding dengan kebutuhan keluarga, meskipun sudah bekerja keras.ย
Ada orang bekerja dari pagi hingga petang, tapi pendapatannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada pedagang yang harus bertahan di tengah persaingan dan pembeli yang tidak selalu ramai. Ada pula saudara-saudara kita yang telah mengirim lamaran ke berbagai tempat, mengikuti seleksi pekerjaan, tetapi belum juga mendapatkan panggilan atau kesempatan bekerja.ย
Keadaan seperti ini tentu memicu kegelisahan, kekhawatiran bahkan keputusasaan. Ketika kebutuhan hidup terus meningkat, sementara jalan untuk memperoleh penghasilan terasa semakin sempit, seseorang bisa kehilangan semangat untuk berusaha.ย
Lebih jauh, desakan ekonomi terkadang membuat orang tergoda mengambil jalan pintas, tanpa lagi mempertimbangkan apakah penghasilan yang diperoleh berasal dari cara yang halal atau justru melanggar ketentuan agama.ย
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullahย
Maka dari itu, Islam memberikan tuntunan kepada kita semua untuk terus berupaya mencari nafkah dan karunia Allah sebagai bekal untuk mengarungi kehidupan di dunia ini. Bumi ini milik Allah. Rezeki dan karunia untuk manusia telah disediakan oleh Allah. Karena itu, jangan sampai kita putus semangat dalam mencari karunia Allah tersebut.ย
Dalam surat al-Mulk ayat 15, Allah swt berfirman:
{ูููู ุงูููุฐูู ุฌูุนููู ููููู
ู ุงููุฃูุฑูุถู ุฐููููููุง ููุงู
ูุดููุง ููู ู
ูููุงููุจูููุง ูููููููุง ู
ููู ุฑูุฒููููู ููุฅููููููู ุงููููุดููุฑู} [ุงูู
ูู: 15]
Artinya: "Dialah yang menjadikan bumi mudah dimanfaatkan untuk Anda, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya, dan hanya kepada-Nyalah kamu kembali setelah dibangkitkan."
Ayat tersebut menunjukkan nikmat Allah berupa kemudahan akses untuk memperoleh rezeki dan karunia-nya di dunia ini. Karenanya, Sayyid Muhammad Thanthawi dalam At-Tafsirul Wasith juz 15 hal. 19 menjelaskan bahwa ayat ini sekaligus memberikan dorongan kepada umat Islam untuk terus bekerja dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
Senada dengan hal tersebut, Syaikh Musthafa al-Maraghi juga menegaskan ayat tersebut mengandung anjuran untuk melakukan perniagaan atau pekerjaan lain demi memenuhi kebutuhan hidup. Dalamย Tafsir al-Maraghi juz 29 hal. 15, ia menjelaskanย
ููููู ุงููุขููุฉู ุฅููู
ูุงุกู ุฅูููู ููุฏูุจู ุงูุชููุฌูุงุฑูุฉู ููุงูุชููููุณููุจู ุจูุฌูู
ููุนู ุถูุฑููุจููู
Artinya: "Dalam ayat ini, terdapat isyarat berupa anjuran untuk melakukan perdagangan dan pekerjaan lain dengan segala bentuknya."
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullahย
Perintah untuk berjalan menjelajahi penjuru bumi dalam ayat tersebut memberikan tuntunan agar manusia terus berusaha mencari karunia Allah SWT. Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk duduk pasrah berpangku tangan tanpa ada usaha. Islam justru mendorong umatnya untuk bekerja. Bahkan, bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup diri sendiri dan nafkah keluarga hukumnya wajib.ย
Dalam Kitab Bariqah Mahmudiyah juz 1 halaman 141, dijelaskan bahwa bekerja untuk mencukupi kebutuhan diri dan keluarga hukumnya wajib. Karenanya, jika bekerja dilandasi dengan niat baik, melakukan kewajiban dan perintah agama, serta memenuhi kebutuhan hidup keluarga, maka hal tersebut akan dinilai sebagai amal ibadah.ย
Sebaliknya, jika seseorang mampu bekerja namun sengaja bermalas-malasan, berpangku tangan, membiarkan anak istrinya terlantar, maka sungguh ia telah melakukan perbuatan dosa karena telah melalaikan kewajiban yang dibebani kepadanya.
Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud dan an-Nasai, Rasulullah Saw bersabda:
ููููู ุจูุงููู ูุฑูุกู ุฅูุซูู ูุง ุฃููู ููุถููููุนู ู ููู ูููููุชู
Artinya: "Cukuplah seseorang dikatakan berdosa ketika ia menyia-nyiakan (mengabaikan) orang yang menjadi tanggungannya." H.R. Abu Dawud dan an-Nasai.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah
Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa dalam upaya mencari nafkah, kita harus tetap teguh dengan prinsip-prinsip agama. Jangan sampai usaha yang kita lakukan menabrak batas-batas syariat. Jangan sampai darah daging kita dan keluarga kitaย
tumbuh dengan sesuatu yang haram.ย
Dalam sebuah riwayat dari Imam al-Baihaqi, Rasulullah Saw. bersabda:ย
ุทูููุจู ููุณูุจู ุงููุญูููุงูู ููุฑููุถูุฉู ุจูุนูุฏู ุงููููุฑููุถูุฉู
Artinya: "Mencari pekerjaan halal adalah kewajiban setelah kewajiban."
Hadits di atas menjadi acuan bagi setiap umat Islam agar selektif dalam memilih pekerjaan. Terlebih, di tengah kondisi zaman yang penuh ambigu dan tidak menentu ini, kehati-hatian dalam mencari dan memilih pekerjaan menjadi keharusan setiap individu.ย
ย
Dalam Kitab Mirqatul Mafatih juz 5 hal. 1903, dijelaskan bahwa mencari pekerjaan halal menjadi kewajiban pokok bahkan menjadi pondasi utama sikap wara ketakwaan seseorang. Sebab, keberkahan hidup bersumber salah satunya dari harta halal yang kita konsumsi sehari-hari.ย
ย
Jika yang kita harta konsumsi dan gunakan untuk memberikan nafkah keluarga adalah harta yang diperoleh melalui jalan yang diharamkan oleh agama, maka ia menjadi sebab hilangnya keberkahan dalam hidup.ย
Selanjutnya, hidup akan dipenuhi kegelisahan, keberkahan dalam harta dakan hilang dan doa yang dipanjatkan tidak akan terkabul selama harta haram tersebut masih mengalir dalam darah daging kita. Kemudian di akhirat nanti, orang yang menghalalkan segala cara dan rela melanggar larangan agama demi memperoleh keuntungan dunia akan diamcam dengan siksaan yang pedih.
ย
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah
Karena itu, jangan sampai kesulitan ekonomi mendorong kita menghalalkan segala cara. Pedagang tidak boleh mengurangi timbangan demi meraih keuntungan. Pegawai tidak boleh mengambil sesuatu yang bukan haknya.ย
Demikian pula setiap orang dengan segala profesi dan pekerjaannya tidak boleh menjadikan desakan ekonomi sebagai alasan untuk menipu dan melakukan kecurangan yang dapat merugikan pihak lain.ย
Akhirnya, marilah kita sama-sama berdoa kepada Allah Swt. semoga kita semua diberikan kekuatan untuk terus berusaha memenuhi kewajiban, diberikan kemudahan dalam mencari nafkah yang halal tanpa melanggar batasan yang telah ditetapkan oleh syariat. Amin aminn ya rabbal 'alamin.
ุจูุงุฑููู ุงูููู ููู ููููููู
ู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููููุฑููู
ูุ ููููููุนูููู ููุฅููููุงููู
ู ุจูู
ูุง ููููู ู
ููู ุงููุขููุงุชู ููุงูุฐููููุฑู ุงููุญููููู
ูุ ููุชูููุจูููู ู
ููููู ููู
ูููููู
ู ุชูููุงููุชูููุ ุฅูููููู ูููู ุงูุณููู
ููุนู ุงููุนููููู
ู.
ย
Khutbah II
ุงููุญูู
ูุฏู ูููู ุญูู
ูุฏูุง ููุซููุฑูุง ููู
ูุง ุฃูู
ูุฑู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููููู ููุญูุฏููู ูุง ุดุฑููู ูููู ุงุฑูุบูุงู
ูุง ููู
ููู ุฌูุญูุฏู ุจููู ูู ููููุฑู. ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ูู ุฑูุณูููููู ุณููููุฏู ุงูุฅูููุณู ููุงูุจูุดูุฑู. ุงููููููู
ูู ุตูููู ูู ุณููููู
ู ููุจูุงุฑููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ูู ุนูููู ุขูููู ูู ุฃูุตูุญูุงุจููู ู
ูุง ุงุชููุตูููุชู ุนููููู ุจูููุธูุฑู ููุฃูุฐููู ุจูุฎูุจูุฑู.
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏู:ย ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงูููู ุงุชูููููุง ุงูููููู ููููู ูุง ุฃูู ูุฑูุ ููุงููุชูููููุง ุนูู ููุง ููููู ููุฒูุฌูุฑู ย . ููุงุนูููู ููุง ุงูููู ุงูููู ุงูู ูุฑูููู ู ุจูุฃูู ูุฑู ุจูุฏูุฃู ูููููู ุจูููููุณููู ููุซููููู ุจูู ูููุงุฆูููุชููู ุงููู ูุณูุจููุญูุฉู ุจูููุฏูุณููู ููููุงูู ุชุนุงูู: ุฅูููู ุงูููููู ููู ูููุงุฆูููุชููู ููุตููููููู ุนูููู ุงููููุจูููู ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุตูููููุง ุนููููููู ููุณููููู ููุง ุชูุณููููู ูุง.
ุงููููู
ูู ุตูููู ูู ุณููููู
ู ููุจูุงุฑููู ุนูููู ุณูุฏูุง ู
ูุญูู
ููุฏ ูู ุนูููู ุขู ุณูุฏูุง ู
ูุญูู
ููุฏู ููู
ูุง ุตููููููุชู ูู ุณููููู
ูุชู ูู ุจูุงุฑูููุชู ุนูููู ุณูุฏูุง ุฅูุจูุฑูุงูููู
ู ูุนูู ุขู ุณูุฏูุง ุฅูุจูุฑูุงูููู
ู ููู ุงููุนูุงููู
ูููู ุฅูููููู ุญูู
ููุฏู ู
ูุฌููุฏู. ููุงุฑูุถู ุงูููู
ุนููู ุงูุฎูููููุงุก ุงูุฑููุงุดูุฏููููู ุณูุงุฏูุงุชูููุง ุงูุจูู ุจูููุฑู ูุนูู
ูุฑู ููุนูุซูู
ูุงูู ููุนูููู ููุนููู ุจููููููุฉู ุงูุตูุญูุงุจูุฉู ูุงูุชููุงุจูุนููููู ููุชูุงุจูุนูููููู
ู
ุจูุงูุญูุณูุงูู ุงูููู ููููู
ู ุงูุฏูููููู.
ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชู ูู ุงููู ูุณูููู ูููู ูู ุงููู ูุณูููู ูุงุชู ุงููุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ูู ุงููุฃูู ูููุงุชู ุฅูููููู ุณูู ููุนู ููุฑููุจู ู ูุญููุจู ุงูุฏููุนูููุงุชู. ุงููููููู ูู ุฃูุนูุฒูู ุงููุงูุณูููุงู ู ููุงููู ูุณูููู ููููู ููุฃูุฐูููู ุงูุดููุฑููู ููุงููู ูุดูุฑููููููู ููุงููุตูุฑู ู ููู ููุตูุฑู ุงูุฏูููููู ููุงุฎูุฐููู ู ููู ุฎูุฐููู ุงููู ูุณูููู ููููู ููุฏูู ููุฑู ุฃูุนูุฏูุงุกู ุงูุฏูููููู ููุฃูุนููู ููููู ูุงุชููู ุฅูููู ููููู ู ุงูุฏูููููู. ุงูููููููู ูู ุขู ููููุง ููู ุฏูููุฑูููุง ููุฃูุตูููุญู ููููุงุฉู ุฃูู ูููุฑูููุง ููุงุฌูุนููู ุงููููููู ูู ููููุงููุชูููุง ููููู ููู ุฎูุงูููู ููุงุชููููุงูู. ุฑูุจููููุง ููุจู ููููุง ู ููู ุฃูุฒูููุงุฌูููุง ููุฐูุฑูููููุชูููุง ููุฑููุฉู ุฃูุนููููู ูู ุงุฌูุนูููููุง ููููู ูุชููููููู ุฅูู ูุงู ูุง. ุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉู ูู ููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉู ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู.
ุนูุจูุงุฏู ุงูููู! ุฅูููู ุงูููููู ููุฃูู
ูุฑูููู
ู ุจูุงููุนูุฏููู ููุงููุฅูุญูุณูุงูู ูู ุฅูููุชูุงุกู ุฐูู ุงููููุฑูุจูู ูู ููููููู ุนููู ุงููููุญูุดูุงุกู ูู ุงููู
ููููุฑู ููุงููุจูุบููู ููุนูุธูููู
ู ููุนููููููู
ู ุชูุฐููููุฑููููู ููุงุฐูููุฑููุง ุงูููู ุงููุนูุธููู
ู ููุฐูููุฑูููู
ู ููุงุดูููุฑูููู ุนูููู ููุนูู
ููู ููุฒูุฏูููู
ู ูู ููุฐูููุฑู ุงูููููู ุฃูููุจูุฑู ูุงูููููู ููุนูููู
ู ู
ูุง ุชูุตูููุนููููู
-------
Muhammad Zainul Mujahid, Alumnus Maโhad Aly Salafiyah Syafiโiyah Situbondo, kini mengabdi di Pondok Pesantren Manhalul Maโarif Lombok Tengah.
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
4
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
5
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
6
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
Terkini
Lihat Semua