Sejarah Bulan Haram Sebelum Masa Islam
Empat bulan haram kesempatan pedagang untuk berdagang; petani untuk menjual hasil tani; peternak untuk menjual hewan, wol dan hasil ternak lainnya.
Kumpulan artikel kategori Sirah Nabawiyah
Empat bulan haram kesempatan pedagang untuk berdagang; petani untuk menjual hasil tani; peternak untuk menjual hewan, wol dan hasil ternak lainnya.
Awal penanggalan hijriah resmi diputuskan pada era khalifah Umar bin Khathab.
Kisah ketegasan Umar yang menarik adalah saat ia berbicara pada Hajar Aswad. Sekali waktu ia menyaksikan Rasulullah mencium Hajar Aswad. Sebagai Muslim yang sangat loyal dengan sunnah Rasul, Umar pun mengikutinya.
Syekh Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi dalam salah satu kitabnya, Fiqhu al-Mar’ah dalam kitabnya menjelaskan keadaan dan peran wanita sebelum datangnya Islam. Menurutnya, keadaan wanita sebelum datangnya Islam sangat menyedihkan.
Para khulafaur rasyidin menjadi pimpinan-pimpinan yang sangat adil, dan bijaksana, sebagaimana sosok yang menjadi teladan bagi mereka, yaitu Rasulullah.
Sejarah haji pada zaman Rasulullah sesungguhnya adalah sejarah perjuangan Nabi Muhammad dan tahap-tahap bagaimana syariat Islam disempurnakan. Sejarah bisa haji hanyalah peristiwa di masa lalu.
Keberadaan Hamzah sebelum memeluk Islam tidak ikut menghalangi dakwah Nabi Muhammad sebagaimana umumnya orang musyrik. Umar pergi mencari keberadaan Nabi. Namun sebelum menemukan beliau, Umar dicegat oleh Nu’aim bin Abdullah dan mengajaknya untuk menemui adiknya, Fathimah bin Khattab yang sudah masuk Islam.
Perang Sawiq salah satu upaya balas dendam yang dilakukan kaum musyrik Makkah adalah dengan melakukan invasi militer jarak dua bulan setelah Perang Badar atau bertepatan bulan Dzulhijah tahun ke-2 Hijriah.
Abdul Muthalib merupakan tokoh utama dalam penemuan kembali Sumur Zamzam. Sebab, dialah orang yang mendapat ilham tantang posisi sumur suci itu dan menggalinya sendiri bersama anak satu-satunya, Haris.
Siti Aisyah ra pernah menyaksikan Rasulullah keluar rumah dengan mengenakan kain yang terbuat dari wol bulu hitam. (HR Muslim, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi).
Hajar mendengar seperti ada suara gemercik air. Semula ia mengira itu halusinasi belaka, hingga kemudian melihat ke sumber suara, dan ternyata ada sosok malaikat mengorek sesuatu dengan sayapnya di samping Ismail hingga keluarlah air.
Pada tahun 317 H/ 886 M Ka’bah kembali menjadi sasaran amuk. Kali ini dari pasukan Qaramithah yang dipimpin oleh Abu Thahir. Berbeda dengan Abrahah, pasukan Abu Thahir tidak merasakan ‘kualat’ apa-apa sebagaimana dulu dialami Abrahah.