Sifat Qidam, Kajian Asal Mula Tuhan
Qidam merujuk pada ketiadaan awal mula eksistensi Allah swt. Dia tidak menciptakan diri-Nya sendiri dan tidak diciptakan oleh pihak lain
Artikel dengan tag "Ilmu Tauhid"
Qidam merujuk pada ketiadaan awal mula eksistensi Allah swt. Dia tidak menciptakan diri-Nya sendiri dan tidak diciptakan oleh pihak lain
Sifat wujud merupakan argumentasi logis mengenai eksistensi tuhan.
Aqidah 50 menurut Aswaja ada dua bagian: sifat-sifat Allah dan sifat-sifat para rasul Allah. Masing-masing meliputi sifat wajib, mustahil, dan jaiz.
Peristiwa tahkim merupakan upaya penyelesaiakan sengketa politik yang terkenal terjadi pada masa pemerintahan Sayyidina Ali bin Abu Thalib.
Sejak zaman sahabat Nabi Muhammad saw diskusi soal takdir atau aqidah secara umum sudah muncul.
Umat Islam harus mengenal sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi rasul.
Dalam kajian ilmu tauhid dikenal hukum aqli, yaitu sifat wajib, mustahil, jaiz pada Allah
Kekalnya Tuhan tak bisa menjadi fana. Kekalnya makhluk bisa menjadi sirna. Seperti Iblis yang dikekalkan hingga hari kiamat, lalu nanti dibinasakan.
Gaya Ilmu Kalam Baru lebih menonjol tidak hanya pembahasannya yang antroposentris, metodenya yang filosofis, tapi juga menyuguhkan tujuan yang humanis dan demokratis.
Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu ia berkata: “Rasulullah saw berkata, ‘Siapa pun yang akhir ucapannya (ketika menjelang ajal) kalimat La ilaha illallah maka ia masuk surga’.”
Sekte Mu’tazilah adalah sebuah sekte yang mulai berkembang di awal abad kedua Hijriah. Sekte ini diajarkan oleh Washil bin Atha’
Imam Al-Ghazali menyebutkan hidayah disebut sebagai jalan satu-satunya untuk mencapai kebahagiaan ukhrawi. Tanpa hidayah, seseorang juga tidak dapat mencapai keutamaan apapun. Menurut Imam Ghazali ada tiga tingkatan hidayah.