Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Wong kang Boros iku Kancane Setan
Khutbah Jumat bahasa Jawa tentang tentang orang boros mengajak jamaah untuk hidup secara sederhana. Gaya hidup konsumtif harus dihindari.
Artikel dengan tag "Khutbah Jumat Bahasa Jawa"
Khutbah Jumat bahasa Jawa tentang tentang orang boros mengajak jamaah untuk hidup secara sederhana. Gaya hidup konsumtif harus dihindari.
Khutbah Jumat bahasa Jawa mengajak pembaca untuk mencintai ilmu dan terus-menerus belajar. Orang alim atau berilmu punya banyak keunggulan.
Ridha Allah berkaitan erat dengan ridha orang tua. Dalam Al-Quran anjuran berbakti kepada orang tua disebutkan bersama kewajiban menyembah Allah.
Khutbah Jumat Bahasa Jawa ini mengangkat tema tentang ajakan kepada umat Islam untuk meneladani Rasulullah saw dalam mengelola keluarga
Nabi menjadi teladan bagi seluruh manusia. Shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah menjadi sifat utama yang perlu diteladani oleh para pemimpin.
Bulan Maulid adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad saw. Imam As-Suyuthi menjelaskan secara detail bagaimana cara terbaik memperingatinya.
Keselamatan dunia akhirat menjadi dambaan setiap manusia. Doa dan sedekah menjadi wasilah utama untuk meraihnya.
Kesadaran jaga etika di dunia kerja akan membangun lingkungan kerja yang sehat. Khutbah Jumat Bahasa Jawa menjelaskan urgensi jaga adab dalam bekerja.
Pahlawan berarti orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Simak khutbah Jumat berbahasa Jawa berikut.
Khutbah Bahasa Jawa ini mengingatkan jamaah untuk menyadari pentingnya tawakal dan tingkatan-tingkatannya
Khutbah Jumat Bahasa Jawa ini mengingatkan tanda kiamat: bangunan menjulang, orang telanjang & perempuan melahirkan anak yang jadi majikannya.
Keteladanan Nabi Yusuf dalam mengelola nafsu menghadapi godaan perempuan menjadi teladan sepanjang masa. Khutbah Jumat Bahasa Jawa ini mengisahkannya.