Takhbib atau Mengganggu Rumah Tangga Orang Lain? Ini Risikonya
NU Online ยท Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:00 WIB
Takhbib atau mengganggu rumah tangga seseorang dengan mempengaruhi istri orang lain diharamkan dalam Islam
Ahmad Muntaha AM
Penulis
Jauh sebelum istilah takhbib ramai dibincangkan di media sosial, sebenarnya fenomena mengganggu istri atau suami orang sudah ada, bahkan mungkin setua peradaban manusia. Islam sebagai agama yang membawa kemaslahatan bagi manusia jelas-jelas menetangnya. Dalam Islam takhbib termasuk dosa luar biasa, dosa yang sangat besar bagi para pelakunya. Tulisan ini fokus pada takhbib terhadap istri orang dan risikonya.
Dalam Islam, melamar perempuan yang masih dalam proses lamaran lelaki lain saja dilarang, apalagi mengganggunya, dan terlebih sampai membuatnya bercerai dari suaminya.
Menurut penjelasan Ibnul Qayyim al-Jauziyah (691-751 H), pakar fiqih Hanbali asal Damaskus, Suriah sekarang, minimal dosa takhbib atau mengganggu istri orang sama dengan perbuatan fahisyah (seperti zina), jika tidak bisa dinilai lebih parah darinya. Dosanya pun tidak akan gugur hanya dengan bertobat kepada Allah. Sebab pertobatan kepada Allah, andaikan diterima, itu hanya akan menggugurkan hak Allah yang telah tidak dipatuhinya.
Adapun hak atau dosanya kepada suami dari istri yang diganggunya akan tetap tercatat sebagai dosa. Sebab kejahatan mengganggu istri orang dan tindak kriminal menodai kesuciannya lebih parah daripada kejahatan merampas harta miliknya. Bahkan kejahatan mengganggu istri orang tidak akan sebanding kecuali dengan hukuman mati bagi pelakunya. (Abdurrauf al-Munawi, Faidhul Qadir, [Beirut: Darul Kutub Ilmiyah: 1994], juz V, halaman 491). ย
Dalam konteks seperti inilah Nabi Muhammad saw menuntun umatnya:
ููู
ููู ุฎูุจููุจู ุนูููู ุงู
ูุฑูุฆู ุฒูููุฌูุชููู ุฃููู ู
ูู
ูููููููู ููููููุณู ู
ููููุง
Artinya, โSiapa saja mengganggu istri orang atau hamba sahayanya, maka ia tidak termasuk golongan kita.โ (HR Ahmad, dengan sanad sahih). (Ibnu Hajar al-Haitami, az-Zawajir โan Iqtirafil Kabair, juz II, halaman 283).
Dalam kesempatan lain, Nabi Muhammad saw tegas menyatakan bahwa pengganggu istri orang dilaknat oleh Tuhan: ย
ู
ูููุนูููู ู
ููู ุฎูุจููุจู ุงู
ูุฑูุฃูุฉู ุนูููู ุฒูููุฌูููุง ุฃููู ุนูุจูุฏูุง ุนูููู ุณููููุฏููู
Artinya, โTerlaknat, dijauhkan dari kasih sayang Tuhan, lelaki yang mengganggu istri orang, atau mengganggu hamba sahayanya.โ (Muhammad bin Utsman ad-Dzahabi, al-Kabair, [Beirut, Darun Nadwah al-Jadidad], halaman 209).
Terlaknat berarti jauh kasih sayang Tuhan, susah hidupnya, dan dimurkai-Nya.
Nah, meski rumput tetangga lebih hijau, gula tetangga terasa lebih manis, lelaki beriman mesti berpikir seribu kali untuk mencicipinya. Sebab hijaunya rumput dan manisnya madu tetangga ternyata beracun mematikan, dan menjauhkan dari kasih sayang Tuhan. Wallahul mustaโan.
Ustadz Ahmad Muntaha AM, redaktur keislaman NU Online
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
6
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua