Syariah

Kafarat atau Denda Meninggalkan Jumat tanpa Uzur

NU Online  ยท  Ahad, 25 November 2018 | 08:00 WIB

Kafarat atau Denda Meninggalkan Jumat tanpa Uzur

Kafarat atau Denda Meninggalkan Jumat tanpa Uzur. (Foto: NU Online/Doc. PP Sirojuth Tholibin Brabo)

Hukum melaksanakan Jumat bagi laki-laki adalah wajib. Kewajiban tersebut berlaku bagi mereka yang telah memenuhi syarat-syarat kewajiban Jumat. Kewajiban Jumat secara langsung ditegaskan Allah subhanahu wata'ala dalam firman-Nya:
 
ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฅูุฐูŽุง ู†ููˆุฏููŠูŽ ู„ูู„ุตู‘ูŽู„ุงุฉู ู…ูู†ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุฉู ููŽุงุณู’ุนูŽูˆู’ุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุฐูŽุฑููˆุง ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุนูŽ
โ€œHai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.โ€ (QS. Al-Jumuโ€™ah, ayat 9).
 
Nabi memperingatkan keras kepada mereka yang meninggalkan Jumat tanpa uzur. Nabi menjelaskan orang yang meninggalkan tiga kali Jumatan, hatinya keras, tersumbat, sehingga menyebabkan lalai dan tidak dapat menerima kebaikan. Nabi bersabda:
 
ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‡ ุจู’ู†ู ุนูู…ูŽุฑูŽ ูˆูŽุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ู’ุŒ - ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ูู…ูŽุง ุณูŽู…ูุนูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡- ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… - ูŠูŽู‚ููˆู„ู -ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุนู’ูˆูŽุงุฏู ู…ูู†ู’ุจูŽุฑูู‡ู- "ู„ูŽูŠูŽู†ู’ุชูŽู‡ููŠูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽู‚ู’ูˆูŽุงู…ูŒ ุนูŽู†ู’ ูˆูŽุฏู’ุนูู‡ูู…ู ุงูŽู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุงุชูุŒ ุฃูŽูˆู’ ู„ูŽูŠูŽุฎู’ุชูู…ูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูŠูŽูƒููˆู†ูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงูŽู„ู’ุบูŽุงููู„ููŠู†ูŽย 
โ€œDari Abdillah bin Umar dan Abi Hurairah, beliau beruda mendengar Rasulullah Saw bersabda di atas kayu mimbarnya, sungguh berhentilah kelompok dari meninggalkan beberapa Jumat atau sungguh Allah menutup hati mereka, kemudian mereka sungguh termasuk orang-orang yang lalai.โ€ (HR. Muslim).
 
Dalam riwayat lain disebutkan:
 
ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุฑูŽูƒูŽ ุซูŽู„ูŽุงุซูŽ ุฌูู…ูŽุนู ุชูŽู‡ูŽุงูˆูู†ู‹ุง ุทูŽุจูŽุนูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู
โ€œBarangsiapa meninggalkan tiga kali Jumat karena meremehkan, Allah menutupi hatinya.โ€ (HR. Abu Daud dan lainnya).
 
Yang dimaksud menutupi hati adalah memenuhinya dengan karat. Kalimat ini adalah sebagai kata kiasan dari mentiadakan sifat halus dan sebab-sebab kebaikan. Syekh Abdurrauf al-Manawi mengatakan:
 
ุฃูŠ ูŠุทุจุน ุนู„ูŠู‡ุง ูˆูŠุบุทูŠู‡ุง ุจุงู„ุฑูŠู† ูƒู†ุงูŠุฉ ุนู† ุงุนุฏุงู… ุงู„ู„ุทู ูˆุฃุณุจุงุจ ุงู„ุฎูŠุฑ ูุงู† ุชุฑูƒู‡ุง ูŠุบู„ุจ ุงู„ุฑูŠู† ุนู„ู‰ ุงู„ู‚ู„ุจ ูˆุฐู„ูƒ ูŠุฌุฑ ุงู„ู‰ ุงู„ุบูู„ุฉ
โ€œMaksudnya mengecap dan menutupinya dengan karat, ini adalah kata kiasan dari mentiadakan sifat halus dan sebab-sebab kebaikan, sesungguhnya meninggalkan Jumat menyebabkan hati penuh karat, hal yang demikian dapat mengantarkan kepada kelalaian.โ€ (Syekh Abdurrauf al-Manawi, al-Taisir Bisyarh al-Jamiโ€™ al-Shaghir, juz 2, hal. 647).
 
Orang yang meninggalkan Jumat sesungguhnya telah melakukan dosa, maka yang paling inti adalah secepatnya bertobat dengan cara menyesal, menyudahi kemaksiatan dan bertekad kuat tidak akan mengulanginya lagi. Tidak lupa untuk memperbanyak bacaan istighfar.
 
Selain itu, dianjurkan pula untuk bersedekah senilai satu dinar atau setengah dinar. Satu dinar bila dikonversikan ke dalam mata uang adalah nominal harga emas murni seberat 3,879 gram, sedangkan setengah dinar adalah emas 1,939 gram. Anjuran bersedekah ini menurut Imam al-Mawardi sebagaimana dikutip al-Imam al-Nawawi, karena hadits riwayat Samurah. Menurut al-Mawardi, karena lemahnya riwayat hadits ini, anjuran bersedekah tidak sampai kepada derajat perintah wajib, namun tetap bisa dipakai bila dikaitkan dengan fadlail al-aโ€™mal (keutamaan amal).
 
Mengenai anjuran bersedekah ini, Syekh al-Nawawi menegaskan:
ู‚ุงู„ ุตุงุญุจ ุงู„ุญุงูˆู‰ ูŠุณุชุญุจ ู„ู…ู† ุชุฑูƒ ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุจู„ุง ุนุฐุฑ ุงู† ูŠุชุตุฏู‚ ุจุฏูŠู†ุงุฑ ุฃูˆ ู†ุตู ุฏูŠู†ุงุฑ ู„ุญุฏูŠุซ ุณู…ุฑุฉ ุงู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ " ู…ู† ุชุฑูƒ ุงู„ุฌู…ุนุฉ ูู„ูŠุชุตุฏู‚ ุจุฏูŠู†ุงุฑ ุฃูˆ ู†ุตู ุฏูŠู†ุงุฑ " ู‚ุงู„ ูˆู„ุง ูŠู„ุฒู…ู‡ ุฐู„ูƒ ู„ุงู† ุงู„ุญุฏูŠุซ ุถุนูŠู ูˆู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ููŠ ู…ุณู†ุฏู‡ ูˆุฃุจูˆ ุฏุงูˆุฏ ูˆุงู„ู†ุณุงุฆูŠ ูˆุงุจู† ู…ุงุฌู‡ย 
โ€œPengarang kitab al-Hawi (Imam al-Mawardi) berkata, disunahkan bagi orang yang meninggalkan Jumat tanpa uzur, bersedekah dengan satu atau setengah dinar, karena haditsnya Samurah bahwa Nabi berkata, barang siapa meninggalkan Jumat, maka bersedekahlah dengan satu atau setengah dinar. Pengarang al-Hawi berkata, hal tersebut tidak wajib karena haditsnya dlaโ€™if. Hadits ini diriwayatkan imam Ahmad dalam kitab musndanya, demikian pula Abu Daud, al-Nasaโ€™i dan Ibnu Majah.โ€ (Syekh Syarafuddin Yahya al-Nawawi, al-Majmuโ€™ Syarh al-Muhadzzab, juz 4, hal. 591)
 
Kafarat (denda) bersedekah ini menurut sebagian ulama juga berlaku untuk setiap setiap perbuatan kemaksiatan, semisal menggunjing, berkata bohong dan lain-lain. Syekh al-Qalyubi mengatakan:
 
ู€ ( ูุฑุน ) ู‚ุงู„ ููŠ ุงู„ู…ุฌู…ูˆุน ุŒ ูˆู…ู† ุชุฑูƒ ุงู„ุฌู…ุนุฉ ุจู„ุง ุนุฐุฑ ูŠู†ุฏุจ ู„ู‡ ุฃู† ูŠุชุตุฏู‚ ุจุฏูŠู†ุงุฑ ุฃูˆ ู†ุตูู‡ ุŒ ูˆุนู…ู…ู‡ ุจุนุถู‡ู… ููŠ ุฅุชูŠุงู† ูƒู„ ู…ุนุตูŠุฉย 
โ€œCabangan permasalahan. Al-Imam al-Nawawi berkata dalam kitab al-Majmuโ€™, barang siapa meninggalkan Jumat tanpa uzur, disunahkan baginya bersedekah satu atau separuh dinar. Sebagian ulama memberlakukan umum anjuran ini dalam setiap perbuatan maksiat.โ€ (Syekh al-Qalyubi, Hasyiyah al-Qalyubi โ€˜ala al-Mahalli, juz 2, hal. 9)
 
Demikianlah penjelasan mengenai kafarat meninggalkan Jumat tanpa uzur. Semoga bermanfaat. Semoga kita diberi kekuatan untuk istiqamah melaksanakan Jumat. Wallahu aโ€™lam.
 
(M. Mubasysyarum Bih)