Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 200-202: Anjuran Memperbanyak Dzikir dan Doa Setelah Haji
Ketiga ayat memiliki poin penting, di antaranya adalah perintah memperbanyak dzikir mengagungkan Allah setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji.
Artikel dengan tag "Tafsir Surat Al Baqarah"
Ketiga ayat memiliki poin penting, di antaranya adalah perintah memperbanyak dzikir mengagungkan Allah setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji.
Maksud “wastaghfirullāh” pada ayat ialah perintah membaca istigfar dengan lisan, dan meminta ampunan, termasuk juga meskipun setelah melakukan haji.
Ada dua nikmat besar orang haji: (1) tidak dilarang mencari nafkah; dan (2) diberi petunjuk haji sesuai apa yang dilakukan Nabi Ibrahim.
Imam As-Suyuthi: makna takwa pada ayat adalah bekal finansial yang dijadikan bekal ibadah haji agar tidak meminta-minta kepada orang lain.
Ada enam (6) hukum dan adab haji yang dapat diambil dari surat al-Baqarah ayat 196.
Maksud ayat di atas ialah perintah untuk untuk berinfak di jalan Allah, dalam artian taat kepada-Nya baik dalam urusan jihad maupun lainnya.
Maksud ayat ialah kebolehan memerangi orang-orang musyrikin yang memerangi umat Islam pada bulan haram (bulan yang dimuliakan).
Maksud ‘fitnah lebih kejam dari pembunuhan’ ialah ujian diusir dari tanah air lebih berat dan menyakitkan dibandingkan dengan pembunuhan.
Surat Al-Baqarah Ayat 190 turun sehubungan kaum musyrik menghalangi Rasulullah saw pergi ke Baitullah untuk umrah pada tahun perjanjian Hudaibiyah.
Ada 5 yang sangat populer di bulan Ramadhan. Ayat ini memuat poin-poin penting yang sangat berguna untuk memahami puasa dan hakikatnya.
Ayat ini menjelaskan fungsi bulan sebagai penanda waktu dalam Islam dan hakikat kebaikan yang milik orang-orang yang bertakwa.
Ayat ini adalah peringatan untuk orang yang berbuat zalim kepada orang lain dengan memakan atau menguasai harta mereka dengan cara batil.