Tiga Hal yang Dapat Menjaga Kesehatan Rohani menurut Syekh Ibnu Ajibah
NU Online ยท Senin, 31 Oktober 2022 | 23:00 WIB
Alhafiz Kurniawan
Penulis
Hati atau rohani sebagaimana jasmani juga memiliki kehidupan, kesehatan, kesakitan, dan kematiannya sendiri. Kehidupan rohani dan kesehatannya perlu dirawat dan dijaga agar tetap sensitif dalam membenarkan yang hak dan menyalahkan yang batil sehingga batin kita memiliki sikap yang jelas dalam memandang yang hak dan batil.
Syekh Ibnu Ajibah dalam Syarah Al-Hikam-Nya menyebut tiga hal yang merawat dan menjaga kehidupan kerohanian seseorang. Syekh Ibnu Ajibah menyebutkan ketiganya ketika menerangkan tanda kematian kehidupan rohani seseorang.
ูุณุจุจ ุญูุงุชู ุซูุงุซุฉ ุฃุดูุงุก ุงูุฒูุฏ ูู ุงูุฏููุง ูุงูุฃุดุชุบุงู ุจุฐูุฑ ุงููู ูุตุญุจุฉ ุฃูููุงุก ุงููู
Artinya, โSebab yang menghidupkan hati terdiri atas tiga hal: zuhud di dunia, sibuk berzikir, dan persahabatan dengan parawali Allah,โ (Syekh Ibnu Ajibah, Iqazhul Himam, [Beirut, Darul Fikr: tanpa tahun], juz I, halaman 82).
Adapun hakikat zuhud itu sendiri adalah kondisi batin yang tidak tercemar oleh ambisi harta duniawi sebagaimana diangkat oleh Imam Al-Ghazali ketika menceritakan kezuhudan ulama besar dalam Islam Imam Malik ra yang kaya raya dan dermawan.
Menurutnya, Imam Malik ra adalah orang yang zuhud di mana harta duniawi tidak singgah di dalam hati dan pikirannya. Sementara ia adalah ulama besar yang kaya raya. Hal yang sama juga terjadi pada Nabi Sulaiman, seorang penguasa dan orang kaya yang zuhud.
ูููุณ ุงูุฒูุฏ ููุฏ ุงูู ุงู ูุฅูู ุง ุงูุฒูุฏ ูุฑุงุบ ุงูููุจ ุนูู ูููุฏ ูุงู ุณููู ุงู ุนููู ุงูุณูุงู ูู ู ููู ู ู ุงูุฒูุงุฏย
Artinya, โZuhud bukan berarti ketiadaan harta duniawi. Zuhud merupakan kesucian hati dari harta duniawi. Nabi Sulaiman as sendiri di tengah gemerlap kekuasaannya tetap tergolong orang yang zuhud,โ (Imam Al-Ghazali, 2018 M/1439-1440 H: I/43).
Adapun Syekh Abu Ishak Ibrahim bin Ahmad Al-Khawash menyebut lima obat hati yang sakit dan berkarat. Pernyataan Syekh Ibrahim Al-Khawash ini kemudian diabadikan oleh Imam Al-Qusyairi dalam Risalah-nya dan Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar-nya sebagai berikut:
ูุงู ุงูุณูุฏ ุงูุฌููู ุตุงุญุจ ุงููุฑุงู ุงุช ูุงูู ุนุงุฑูุ ูุงูู ูุงูุจ ูุงููุทุงุฆูุ ุฅุจุฑุงููู ุงูุฎูุงุต ุฑุถู ุงููู ุนูู: ุฏูุงุก ุงูููุจ ุฎู ุณุฉ ุฃุดูุงุก ูุฑุงุกุฉ ุงููุฑุขู ุจุงูุชุฏุจุฑุ ูุฎูุงุก ุงูุจุทูุ ูููุงู ุงููููุ ูุงูุชุถุฑุน ุนูุฏ ุงูุณุญุฑุ ูู ุฌุงูุณุฉ ุงูุตุงูุญูู
Artinya, โAhli keramat dan makrifat, guru yang mulia, Ibrahim Al-Khawash ra berkata, โObat hati terdiri atas lima perkara, (1) membaca Al-Quran disertai perenungan, (2) mengatur pola makan agar perut tidak kenyang (bisa puasa atau cara lain), (3) bangun malam (tahajud, zikir, atau amal lainnya), (4) merendahkan diri di hadapan Allah pada akhir malam, (5) bergaul dengan orang-orang saleh,โโ (Imam An-Nawawi, Al-Adzkar: 1/107).
Walhasil, ulama mengajak kita untuk menjaga kesehatan rohani sebagaimana kita menjaga kesehatan jasmani. Semua poin di atas dapat dijadikan acuan bagi kita dalam menjaga kesehatan rohani agar batin dan rohani kita tetap hidup dan sensitif dalam menangkap kebaikan dan cahaya ilahi lainnya. Wallahu aโlam. (Alhafiz Kurniawan)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Kultum Ramadhan: Menghidupkan Hati di Akhir Ramadhan
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
5
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
6
Kultum Ramadhan: Hikmah Zakat Fitrah dalam Islam
Terkini
Lihat Semua