Larangan Mencampuri Istri saat Haid dan Hikmah Ilmiahnya
Salah satu larangan dalam syariat Islam adalah mencampuri istri yang sedang haid, menstruasi, datang bulan, datang tamu, atau siklus bulanan.
Temukan semua artikel keislaman terbaru
Salah satu larangan dalam syariat Islam adalah mencampuri istri yang sedang haid, menstruasi, datang bulan, datang tamu, atau siklus bulanan.
Siapakan yang berhak menikahkan janda, jika ayahnya kecewa dan tak mau menikahkannya?
Khutbah Jumat ini menyuguhkan penjelasan bahwa Al-Qur’an memberikan tips dan cara bagi kita semua untuk bisa meraih kesuksesan dunia akhirat.
Teks khutbah Jumat berikut ini mengajak kepada para jamaah untuk mengendepankan akhlak mulia dalam memasuki tahun-tahun politik.
Khutbah Jumat Bahasa Sunda ini menjelaskan tentang syarat makrifat kepada Allah.
Khutbah Jumat ini mengangkat materi tentang Muslim sejati yang tak pernah putus asa dan tak pernah menyerah untuk bisa mendapatkan rahmat dari Allah
Nabi mengajarkan kita semua bahwa wanita haid bukanlah wanita yang harus ditakuti, dijauhi, dan ditempatkan di tempat yang terpisah dengan keluarganya
khutbah Jumat ini mengingatkan umat Islam untuk menjauhi sifat iri dan dengki karena akan menghilangkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberi.
Sifat mukhalafatu lil hawaditsi menjelaskan tentang distingsi atau perbedaan Allah swt dengan semua makhluk-Nya.
Utsman bin Mazh’un terlihat berlebihan dalam ibadah. Ia bahkan sampai pernah meminta izin kepada Nabi untuk menceraikan istrinya dan fokus beribadah.
Salah satu perilaku dan kebiasaan tidak manusiawi pada masa jahiliyah sebelum Islam datang adalah membuang anak wanitanya.
Dalam Kitab Jam’ul Jawami’ karya Imam Jalaluddin, dikisahkan suatu saat Umar bin Khattab berkeliling Makkah untuk melihat kondisi rakyatnya di sana.