Muhammad Tholhah al Fayyadl
Kolumnis
Setiap manusia pasti memiliki keluh kesah dalam kehidupan. Banyaknya problem dalam kehidupan menjadi tanda agar kita mendekat kepada Allah. Melalui doa seorang hamba mengadukan keluh kesahnya kepada Allah. Berdoa adalah salah satu perintah dari Allah. Ketika kita berdoa kepada Allah artinya kita telah mengikuti perintah Allah dan pasti akan dikabulkan doa kita. Perintah berdoa ini termaktub dalam ayat Al-Qurโan:
ย
ููููุงูู ุฑูุจููููู
ู ุงุฏูุนููููู ุฃูุณูุชูุฌูุจู ููููู
ู
ย
Artinya: โBerdoalah kepada-Ku niscaya aku kabulkan untuk kalianโ.(QSย Ghafir: 60).
Dalam berdoa hendaknya seorang hamba memiliki adab yang baik agar segera dikabulkan doanya. Sebagaimana seorang anak yang meminta kepada orang tuanya dengan akhlak dan tutur kata yang lembut niscaya akan segera dikabulkan oleh orang tuanya. Adapun adab dalam berdoa di antaranya adalah:
ย
Baca Juga
Ini 10 Adab Berdoa dalam Islam
ูุณู ุงูุชุชุงุญ ุงูุฏุนุงุก ุจุงูุญู
ุฏ ููู ูุงูุตูุงุฉ ุนูู ุงููุจู ูุงูุฎุชู
ุจูู
ุง ูุจุขู
ูู ูุฑูุน ูุฏูู ุงูุทุงูุฑุชูู ุญุฐู ู
ููุจููุ ูู
ุณุญ ุงููุฌู ุจูู
ุง ุจุนุฏู ูุงุณุชูุจุงู ุงููุจูุฉ
ย
Artinya, โDisunahkan memulai doa dengan bacaan hamdalah dan sholawat kepada Nabi Muhammad dan menutup doa dengan keduanya (hamdalah dan sholawat) serta membaca amiin, mengangkat kedua tangannya yang suci setinggi bahunya, mengusap wajah dengan kedua tangannya setelah berdoa, danย menghadap kiblatโ.(Al-Malibari Ahmad bin Abdul Aziz, Fathul Muโin bi Syarh Qurratil โAin, [Mesir, Dar Ibnu Hazm: 2002], halaman 128).
ย
Adapun adab mengangkat tangan ketika berdoa adalah ketika berdoa meminta nikmat kepada Allah maka telapak tangan bagian dalam menghadap ke langit dan telapak tangan bagian luar menghadap ke bumi. Hal ini sebagaimana tercacat dalam hadits:ย
ย
ุนููู ุงุจููู ุนูุจููุงุณู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
- ยซ ุฅูุฐูุง ุฏูุนูููุชู ุงูููููู ููุงุฏูุนู ุจูุจูุงุทููู ููููููููู ูููุงู ุชูุฏูุนู ุจูุธููููุฑูููู
ูุง ููุฅูุฐูุง ููุฑูุบูุชู ููุงู
ูุณูุญู ุจูููู
ูุง ููุฌููููู
ย
Artinya: โDiriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda, โApabila engkau memohon kepada Allah, maka memohonlah dengan bagian dalam kedua telapak tanganmu, dan jangan dengan bagian luarnya; dan ketika kamu telah selesai, maka usaplah mukamu dengan kedua tanganmuโ.(HR.Ibnu Majah).
ย
Dalam hadits ini, Rasulullah mengajarkan untuk memakai kedua telapak tangan bagian dalam menghadap ke langit pada saat meminta kepada Allah. Adab ini sebagai isyarat memintanya kita kepada Allah sebagaimana pengemis menengadahkan kedua telapak tangannya ketika meminta kepada para dermawan.ย
ย
Sebaliknya, ketika meminta perlindungan dari musibah dan marabahaya maka telapak tangan bagian dalam menghadap ke bumi dan telapak tangan bagian luar menghadap ke langit. Hal ini sesuai dengan hadits:ย
ย
ูุนู ุฃูุณ ุฅูููู ุงููููุจููู ุตููููู ุงููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุงูุณูุชูุณูููู ููุฃูุดูุงุฑู ุจูุธูููุฑู ููููููููู ุฅูููู ุงูุณููู
ูุงุก
ย
Artinya: โDiceritakan dari shahabat Anas bahwa ketika Rasulullah berdoa meminta hujan, maka beliau memakai telapak tangan bagian luar menghadap ke langitโ.(HR Muslim).
Dari hadits ini, kita mempelajari adab menghadapkan telapak tangan bagian luar ke langit sebagai isyarat meminta dijauhkan dari marabahaya. Dalam hal ini Imam An-Nawawi berkomentar, โGolongan dari Ashabuna (murid-murid imam As-Syafiโi) dan selainnya mengatakan, hukumnya sunnah setiap berdoa agar diangkat musibahnya seperti musim paceklik dan sejenisnya dengan mengangkat kedua tangan serta memakai telapak tangan bagian luar menghadap ke langit, dan ketika berdoa meminta sesuatu dan mencapainya dengan memakai telapak tangan bagian dalam menghadap ke langit dan mereka mengambil dalil dari hadits ini.โ (An-Nawawi, Al-Minhaj Syarh Shahih,ย [Beirut, โโโโโโโDar Ihya Turats; 2003], juzVI, halaman 190).
ย
Adapun batasan mengangkat kedua tangan adalah sampai setara dengan kedua bahu, kecuali ketika perkara yang dihadapi sangat berat maka boleh mengangkat kedua tangan lebih tinggi dari posisi kedua bahu.
ย
ูุฑูุน ูุฏูู ุงูุทุงูุฑุชูู ุญุฐู ู
ููุจูู ุฃู ุฅูุง ุฅุฐุง ุงุดุชุฏ ุงูุงู
ุฑ ูุฅูู ูุฌุงูุฒ ุงูู
ููุจ
ย
Artinya, โMengangkat kedua tangannya yang suci setinggi bahunya kecuali ketika perkaranya sangat berat maka diperbolehkan melewati batas bahuโ.(Abu Bakar Syatha, Iโanatutย Thalibin,ย [Beirutโโโโโ,ย Dar Fikr, 2004], juz I, halaman 217).
ย
Dari tulisan ini, dapat difahami beberapa poin penting yaitu:
- Hendaknya kita menjaga adab dalam berdoa selayaknya seorang hamba yang mengadu kepada tuannya.
- Adab yang baik adalah ketika kita meminta sesuatu kepada Allah maka kita angkat tangan dan kita hadapkan telapak tangan bagian dalam ke arah langit. Sebaliknya, ketika kita meminta dijauhkan dari sesuatu maka kita hadapkan telapak tangan bagian luar ke arah langit.
ย
Ustadz Muhammad Tholchah Al-Fayyadl, Mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.
Terpopuler
1
Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Kunjungi Tambakberas, Cek Persiapan Muktamar Ke-35 NU
2
Hukum Memotret Diam-diam Tanpa Izin dan Menyebarluaskannya di Media Sosial
3
PBNU Siapkan Peluncuran Sa'adatuna, Ekosistem Digital Penghubung Warga NU hingga Akar Rumput
4
Besok Sunnah Puasa Ayyamul Bidh Safar 1448 H, Pahalanya Setara Puasa Setahun
5
Meski Diancam AS, Anwar Ibrahim Tetap Larang Warga Israel Masuk Malaysia
6
Hery Haryanto Azumi Siap Maju Calon Ketua Umum PBNU, Tawarkan Transformasi NU
Terkini
Lihat Semua