Program Gizi vs Nasib Guru Honorer: Menimbang Prioritas APBN dalam Fiqih Siyasah
Program Gizi vs Nasib Guru honorer dalam tinjauan fiqih siyasah, mengulas etika prioritas anggaran negara dan keadilan kebijakan publik.
Artikel dengan tag "Negara"
Program Gizi vs Nasib Guru honorer dalam tinjauan fiqih siyasah, mengulas etika prioritas anggaran negara dan keadilan kebijakan publik.
Negara memiliki peran sentral dan krusial dalam menjamin hak anak dan pengasuhan yang layak.
Kewenangan tentara, pembatasan tugas, dan relevansi pandangan Al-Mawardi dengan hukum Indonesia dalam menghadapi tantangan modern.
Pejabat publik harus konsisten menjaga integritas dan etika. Nabi saw menjadi sumber referensi ideal untuknya.
Tujuan konsep welfare state (negara kesejahteraan) dalam pandangan Islam adalah mengatasi kemiskinan, yang sangat bertentangan dengan prinsip Islam.
Dalam artikel ini dijelaskan sifat dan model kepemimpinan Nabi Yusuf as dalam memimpin negara yang bisa diambil teladannya
Ada 5 prinsip bernegara menurut perspektif Ahlussunnah wal Jamaah, mulai ketuhanan, kedaulatan, keadilan, persamaan, dan musyawarah.
Umat Islam memasuki peralihan dari model negara teokrasi warisan abad pertengahan ke model negara modern berdasarkan nasionalisme.
Inilah rumusan kebangsaan-kenegaraan yang berpijak pada konsepsi kebinekaan. Karena saat ini negara dalam kondisi damai dan normal tak terjajah, negara damai (darus salam) merupakan konsep bernegara yang tepat.
Sampai saat ini negara kita masih belum bisa keluar dari krisis ekonomi. Untuk menutupi anggaran, terpaksa negara terus meminjam ke sana ke mari, sehingga sampai kini hutang negara telah mencapai kurang lebih 1.859,43 triliun atau 202,55 miliar dollar AS.