Ketika Rasulullah saw Menolak Bercinta dengan Aisyah ra
Menurutnya, malam itu peristiwa yang menakjubkan bagi seorang Aisyah ra. peristiwa itu benar-benar berbeda. Peristiwa itu tidak terjadi pada malam sebelum dan sesudahnya.
Kumpulan artikel kategori Tasawuf/Akhlak
Menurutnya, malam itu peristiwa yang menakjubkan bagi seorang Aisyah ra. peristiwa itu benar-benar berbeda. Peristiwa itu tidak terjadi pada malam sebelum dan sesudahnya.
Teladan Kehati-hatian Abu Hanifah dalam Berbisnis. Suatu ketika, ulama yang juga entrepreneur itu menyuruh salah seorang partner bisnisnya bernama Hafsh untuk menjual baju dagangan miliknya. Tapi sayang, barang yang hendak dijual itu tidak utuh, terdapat cacat padanya.
Urgensi Menjaga Ucapan dan Tulisan. kalam atau ucapan yang keluar dari seseorang tidak melulu berupa pembicaraan, namun segala sesuatu yang menyampaikan pesan dan maksud yang serupa, baik melalui tulisan atau isyarat. Keduanya dinamakan dengan kalam atau ucapan.
Sains dalam Pandangan Ibnu Rusyd. Dalam pandangan Ibnu Rusyd, alam diciptakan oleh Tuhan berdasarkan hukum-hukum yang berlaku dan mengitarinya, yaitu hukum kausalitas atau sebab-akibat.
Hujjatul Islam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali (wafat 505 H) dalam kitabnya memberikan definisi bahwa rindu adalah konsekuensi dari adanya mahabbah (cinta) terhadap suatu objek.
Syaikhona Kholil Bangkalan dan Makrifatnya Sebelum Baligh. Syaikhona Kholil masih bocah, ia terkekeh-kekeh saat berlangsungnya shalat berjamaah. Tentu saja hal ini membuat ramai orang-orang di sana. Selesai shalat, sang imam menegurnya karena tawanya menganggu para jamaah bahkan imam itu sendiri.
Cara Menyikapi Pujian Perspektif Ulama Sufi. Orang lain hanya memuji karena tanda-tanda bahwa orang yang dipuji merupakan orang baik, padahal kenyataan sebenarnya tidak ada yang tahu selain dirinya. Selain itu, jika ternyata pujian itu tidak sesuai kondisi nyata yang ada dalam dirinya, seharusnya orang malu kepada Allah
Akhlak luhur merupakan keniscayaan dari kedudukan manusia sebagai makhluk sosial.
6 Tempat Riya’ Perspektif Al-Ghazali. Dalam Kitab al-Arba’in halaman 100-101 Imam al-Ghazali (wafat 505 H/1111 M) menjelaskan secara rinci 6 tempat yang sangat berpotensi menumbuhkan riya’.
Tak setiap kompensasi atau imbalan dari kebaikan yang kita lakukan merupakan cermin sikap tidak ikhlas.
Akhlak dan budi pekerti yang luhur sangat dibutuhkan untuk mengisi kehidupan masyarakat, terutama di era digital.
Ketika berhadapan dengan ahli fiqih yang mengingkari dunia hakikat, para wali, dan karamatul auliya, salafus saleh terdahulu cenderung mengambil sikap harmoni sehingga mereka membenarkan pandangan ahli syariat yang sangat terbatas (pada dalil lahiriyah)