Keteladanan Syekh Mulla Ramadhan al-Buthi di Majelis Maulid Nabi
Syekh Mulla Ramadhan al-Buthi memandang Maulid Nabi sebagai majelis dzikir yang mulia, dan harus dijaga dari aktivitas yang dinilai mungkar.
Kumpulan artikel kategori Tasawuf/Akhlak
Syekh Mulla Ramadhan al-Buthi memandang Maulid Nabi sebagai majelis dzikir yang mulia, dan harus dijaga dari aktivitas yang dinilai mungkar.
Memaafkan adalah ajaran mulia, tapi bila disalahgunakan politikus untuk menutupi kezaliman, ia bisa melanggengkan ketidakadilan.
Ulama mestinya berperan menjaga demokrasi lewat nasihat, pendidikan moral, mediasi konflik, dan penguatan nilai kemanusiaan demi keadilan umat.
Kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan, tapi juga dari hawa nafsu, keserakahan, dan penghambaan selain Allah.
Aswaja, melalui berbagai lembaga pendidikannya terutama pesantren salaf atau tradisional, mengenalkan ajaran tasawuf melalui berbagai kitab.
Lewat film Sore, kita diingatkan: waktu tak bisa diulang, gunakan hidup untuk kebaikan sebelum kesempatan hilang selamanya.
Ramai diperbincangkan istilah "performative male" di media sosial, murni kebaikan atau hanya sekadar konten?
Menguatnya individualisme di era modern menjadi salah satu pemicu “wabah kesepian.”
Film Sore membuka ruang refleksi: apakah kemarahan saat berduka bentuk penolakan takdir, atau justru bagian dari proses jiwa yang butuh dipahami?
Perumpamaan orang beriman dalam hal saling mencintai, saling menyayangi, dan saling berempati di antara mereka adalah seperti satu tubuh.
Filsafat Ibnu Sina tidak bisa lepas dari konsep-konsep menariknya tentang dimensi indra internal dan hierarki jiwa.
Salah satu persoalan besar umat Islam hari ini adalah sikap sektarian dalam menyikapi tragedi kemanusiaan.