Kultum Ramadhan: Hidup di Dunia, Sebuah Persinggahan Menuju Keabadian
Hidup di dunia bagaikan musafir yang singgah sejenak, lalu melanjutkan perjalanan menuju tujuan sejati, yaitu akhirat.
Artikel dengan tag "Akhirat"
Hidup di dunia bagaikan musafir yang singgah sejenak, lalu melanjutkan perjalanan menuju tujuan sejati, yaitu akhirat.
Khutbah Jumat ini mengingatkan sekaligus menggambarkan kepada para jamaah tentang orang yang bangkrut dalam kehidupan akhirat
"Wahai Muhammad, apakah tulang ini akan dibangkitkan kembali setelah hancur seperti ini?" Tanya 'Ash bin Wa'il seraya mengingkari Hari Kebangkitan.
Gus Dur pernah mengurai ayat tentang "Bercocok Tanam di Surga". Apakah gerangan yang dimaksud Allah di dalam ayat ini?
Peristiwa penyerahan catatan amal di akhirat adalah nyata. Pada momen itu, manusia terbagi menjadi dua golongan, yaitu yang selamat dan melarat.
Inilah doa yang diajarkan oleh Rasulullah saw untuk memohon kebaikan dalam urusan dunia dan akhirat
Inilah azab atau siksaan yang akan diperoleh di dunia dan akhirat bagi para pelaku selingkuh
Khutbah Jumat ini mengingatkan jamaah untuk menyadari bahwa kehidupan di dunia ini adalah ladang yang akan menghasilkan panen di akhirat kelak
Khutbah Jumat Bahasa Sunda ini mengajak jamaah untuk mengingat datangnya kematian dan menyiapkan bekal akhirat.
Berikut ragam tafsir dari surat al-Baqarah ayat 212 yang memuat perbedaan kehidupan orang-orang di dunia dan akhirat
Khutbah Jumat ini menyuguhkan penjelasan bahwa Al-Qur’an memberikan tips dan cara bagi kita semua untuk bisa meraih kesuksesan dunia akhirat.