Tipe Pasangan yang Dukung Kualitas Kehidupan Beragama Seseorang
Imam Al-Ghazali mengingatkan pentingnya pasangan dalam kehidupan beragama seseorang
Artikel dengan tag "Imam Al Ghazali"
Imam Al-Ghazali mengingatkan pentingnya pasangan dalam kehidupan beragama seseorang
Sistem Kerja ‘Kerajaan Jiwa’ Manusia menurut Imam Al-Ghazali. Manusia memiliki berbagai perangkat lunak dan keras, masing-masing mempunyai sistem kerja yang selalu beroperasi sepanjang hayat.
Untuk membangkitkan semangat para pendosa yang sedang lesu, Imam Al-Ghazali mengutip hadits riwayat Imam Muslim yang menjelaskan persediaan ampunan dan kasih sayang Allah swt.
Perubahan Fatwa karena Tahqiqul Manath yang Berbeda. Penerapan hukum (tanzīlul ḥukm) atau fatwa bisa terjadi perbedaan dan perubahan jika tashawwur atas maḥkūm ‘alaih atau obyek terdapat perbedaan dan perubahan.
Tahqiqul Manath menurut Imam Al-Ghazali (Bagian II). Sebuah pengetahuan dhanni tentu sangat mungkin akan berhadapan dengan perbedaan hasil ijtihad orang lain atau mengalami perubahan yang mengoreksi hasil ijtihad sebelumnya. Kaedahnya, sebuah pengetahuan dhanni harus ditinggalkan jika ditemukan pengetahuan dhanni yang lebih kuat atau pengetahuan yaqīni.
4 Jalan Riyadhah Menurut Imam Al-Ghazali. Imam Al-Ghazali menyebut empat jalan laku riyadhah. Empat jalan tersebut berkaitan dengan pengendalian konsumsi makanan, pengurangan jam tidur, pembatasan hasrat untuk bicara di luar kepentingan, dan menelan pahitnya tindakan orang lain yang tidak menyenangkan.
Ghibah adalah salah satu dosa besar dalam Islam. Ghibah mengandung daya rusak sosial luar biasa. Oleh karena itu, dosa ghibah mesti ditebus agar tidak menjadi tanggungan kelak di akhirat yang dapat menguras perbendaharaan pahala kita.
Cara Mudah Ikhlas Menerima Nasihat Menurut Imam Al-Ghazali. Menasihati orang lain mudah dan ringan. Tetapi menerima nasihat itu berat, perlu jihad. (Al-Ghazali, Ayyuhal Walad).
Tahqiqul Manath menurut Imam al-Ghazali. Sejatinya, Tahqiqul Manath bukan hanya merujuk pada illat hukum. Imam al-Ghazali (w. 505 H.) dalam karya puncak ushul fiqh-nya, al-Mustashfa
4 Tingkatan Wara menurut Imam Al-Ghazali. Secara umum wara berarti menjauhi sesuatu yang dilarang. Tetapi sebenarnya wara terdiri atas 4 tingkatan sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumiddin.
Imam al-Ghazali dalam kitab Ayyuhal Walad menyebutkan ada 4 (empat) kelompok yang terinfeksi penyakit jahil (orang bodoh) yang bisa dikaitkan dengan aktivitas tanya jawab atau diskusi.
Empat Cara Memperbaiki Diri menurut Imam Al-Ghazali. Imam Al-Ghazali menyebut empat jalan untuk memperbaiki diri atau menginstrospeksi diri: Pertama, konsulasi dengan seorang guru yang memahami kekurangan dirinya dan dapat melihat kekurangan yang tersebunyi. Konsultasi seperti ini umumnya berlaku pada guru dan murid tarekat, santri dan kiai.