Sikap Pejabat Publik Sesuai Tuntutan Al-Qur’an
Artikel ini mengangkat sikap yang seharusnya dimiliki oleh seorang pejabat publik sesuai tuntunan Al-Qur'an.
Kumpulan artikel kategori Tasawuf/Akhlak
Artikel ini mengangkat sikap yang seharusnya dimiliki oleh seorang pejabat publik sesuai tuntunan Al-Qur'an.
Khauf dan raja' dalam tasawuf berarti takut dan harap kepada Allah. Khauf dan raja ibarat dua sayap yang mengantarkan seorang sufi kepada Allah.
Sebagian orang menggantukan keselamatannya di akhirat pada kesalehan orang tuanya. Ini masalah yang cukup serius.
Sayyidina Husein luar biasa. Ia tak segan turun dari kendaraan dan menyambut ajakan makan bersama dengan orang-orang tak mampu.
Imam Az-Zuhri gemar berkhidmah kepada ulama. Ia tidak berat hati jika khidmahnya tidak diketahui oleh orang lain, termasuk ulama yang dilayaninya.
Bisyr Al-Hafi: “Ujub adalah kau anggap banyak amalmu dan kau anggap sedikit amal manusia atau amal selainmu.”
Imam Al-Ghazali menyarankan agar peziarah mendoakan ahli kubur dan mendoakan dirinya sendiri serta merenung hikmah dari balik pengalaman kematian
Akademisi membagi tasawuf menjadi tasawuf falsafi dan tasawuf amali. Keduanya bersumber dari Al-Quran dan hadits.
Islam menolak kezaliman dalam bentuk apapun. Islam menyebut sejumlah bentuk kezaliman dan ragam siksanya.
Sufi dianggap guru spiritual oleh masyarakat. Tetapi tidak semua orang merupakan guru atau sufi sebenarnya. Ada juga sufi gadungan
Islam membuat kaidah perihal operasi kecantikan.
Imam Malik dalam Al-Muwattha`: jika di rumah tak ada penghuni, maka salam yang diucapkan: اَلسَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ