Keutamaan Mengasuh Keluarga dalam Islam
NU Online ยท Selasa, 29 Maret 2022 | 06:30 WIB
Rasulullah saw menjamin surga bagi orang tua yang menafkahi, membesarkan, dan mendidik anak-anaknya sehingga mereka menjadi pribadi-pribadi yang mandiri.
Alhafiz Kurniawan
Penulis
Orang tua merupakan wali bagi anak-anaknya. Orang tua wajib melindungi dan mengayomi anak-anaknya. Dalam keluarga, orang tua wajib memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan anak-anaknya. Orang tua juga berkewajiban untuk mendidik dan mengasuh anak-anaknya.
Rasulullah saw menjamin surga bagi orang tua yang menafkahi, membesarkan, dan mendidik anak-anaknya sehingga mereka menjadi pribadi-pribadi yang mandiri.
ููุงู ุตูู ุงููู ุนููู ู ุณูู
ู
ู ูุงู ูู ุซูุงุซ ุจูุงุช ูุฃููู ุนูููู ูุฃุญุณู ุฅูููู ุญุชู ูุบูููู ุงููู ุนูู ุฃูุฌุจ ุงููู ูู ุงูุฌูุฉ ุฃูุจุชุฉ ุฃูุจุชุฉ ุฅูุง ุฃู ูุนู
ู ุนู
ูุง ูุง ูุบูุฑ ููย
Baca Juga
Tiga Tips Parenting ala Pesantren
Artinya, โRasulullah bersabda, โSiapa saja yang memiliki tiga putri, lalu memenuhi nafkah mereka dan memperlakukan mereka dengan baik sehingga Allah menjadikan mereka mandiri terhadap ayahnya, niscaya Allah jadikan surga untuknya ย sama sekali kecuali ia mengamalkan jenis dosa yang tidak dapat diampuni (seperti syirik),โ (HR Al-Kharaithi).โ (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz II, halaman 37).
Dengan redaksi berbeda, Rasulullah menegaskan jaminan surga bagi orang tua yang menafkahi, mengasuh, mendidik, hingga mengantarkan putrinya ke dalam perkawinan.
ููุฃุจู ุฏุงูุฏ ูุงูููุธ ูู ูุงูุชุฑู
ุฐู ู
ู ุญุฏูุซ ุฃุจู ุณุนูุฏ ู
ู ุนุงู ุซูุงุซ ุจูุงุช ูุฃุฏุจูู ูุฒูุฌูู ูุฃุญุณู ุฅูููู ููู ุงูุฌูุฉ
Artinya, โDari Abu Saโid ra, Rasulullah bersabda, โSiapa saja yang mengasuh tiga putri, lalu mendidik, kemudian mengawinkan, dan memperlakukan tiga putrinya itu, maka ia berhak mendapat surga,โ (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).โ (Al-Ghazali, 2018 M/1439-1440 H: II/37).
Orang tua dituntut untuk berjuang dalam memenuhi kewajiban nafkah, pengasuhan, dan pendidikan akhlak bagi keluarganya. Orang tua juga wajib bersabar dalam menjalani proses berumah tangga atas perilaku atau ucapan pasangan dan anaknya yang kadang menyakitkan.
Orang tua yang berumah tangga juga berkewajiban untuk memperbaiki dan mendidik anggota keluarganya. Hal ini disampaikan oleh Imam Al-Ghazali dalam karyanya Ihya Ulumiddin:
ู
ุฌุงูุฏุฉ ุงูููุณ ูุฑูุงุถุชูุง ุจุงูุฑุนุงูุฉ ูุงูููุงูุฉ ูุงูููุงู
ุจุญููู ุงูุฃูู ูุงูุตุจุฑ ุนูู ุฃุฎูุงููู ูุงุญุชู
ุงู ุงูุฃุฐู ู
ููู ูุงูุณุนู ูู ุฅุตูุงุญูู ูุฅุฑุดุงุฏูู ุฅูู ุทุฑูู ุงูุฏูู ูุงูุงุฌุชูุงุฏ ูู ูุณุจ ุงูุญูุงู ูุฃุฌููู ูุงูููุงู
ุจุชุฑุจูุชู ูุฃููุงุฏูย
Artinya, โ(Salah satu faidah nikah adalah) berjuang melawan diri sendiri dan melatih kepribadian dalam mengasuh, mengayomi, memenuhi kewajiban terhadap keluarga, bersabar atas kelakuan mereka, menanggung kecewa karena ulah mereka, berusaha memperbaiki dan menunjuki mereka ke jalan agama, berjuang mencari nafkah halal untuk mereka, dan mendidik anak-anak,โ (Al-Ghazali, 2018 M/1439-1440 H: II/37).
Demikian sejumlah hadits Rasulullah saw dan keterangan Imam Al-Ghazali terkait keutamaan pengasuhan dan pengayoman orag tua terhadap anggota keluarganya. Wallahu aโlam. (Alhafiz Kurniawan)
Terpopuler
1
Wacana Ketua Umum PBNU Dipilih Lewat AHWA, Rais Aam: Semua Dikembalikan ke Muktamirin
2
Khutbah Jumat Kemerdekaan: Mengenang Jasa Pahlawan, Melanjutkan Perjuangan
3
Khutbah Jumat: Korupsi Sebagai Pengkhianatan Terhadap Kemerdekaan
4
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
5
LF PBNU: Rabiul Awal 1448 H Jatuh Esok, Selamat Datang Bulan Maulid Nabi
6
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Rabiul Awal 1448 H
Terkini
Lihat Semua