Rasulullah dan Baitul Maqdis sebagai Titik Temu Perdamaian
Peperangan berakibat kepiluan dan kondisi tragis terhadap kesia-siaan nyawa manusia yang hilang cuma-cuma. Sebab itu, Nabi Muhammad mencontohkan sebuah diplomasi damai dengan mengedepankan titik temu, bukan memperuncing perbedaan yang hanya akan menambah konflik berkepanjangan.