Khutbah Idul Adha Bahasa Jawa 1446 H: Makna Haji lan Kurban minangka Bukti Taat marang Gusti Allah
Khutbah Idul Adha 1446 H ngajak umat Islam ndalami makna haji lan kurban minangka pratandha taat, ikhlas, lan syukur.
Artikel dengan tag "Khutbah Idul Adha"
Khutbah Idul Adha 1446 H ngajak umat Islam ndalami makna haji lan kurban minangka pratandha taat, ikhlas, lan syukur.
Naskah khutbah ini mengajak jamaah untuk menanamkan nilai ketakwaan karena hal tersebut menjadi hakikat kurban.
Khutbah ini mengajak meneladani keluarga Nabi Ibrahim dalam membentuk keluarga tangguh, anak taat, dan orang tua penuh keikhlasan.
Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, melainkan juga momentum untuk menggali nilai-nilai ihsan yang diajarkan oleh Rasulullah.
Terkadang atau bahkan sering, hawa nafsu yang ada dalam diri kita lebih banyak mengontrol tubuh kita dibandingkan keimanan yang kita percayai
Salah satu pelajaran penting di hari raya Idul Adha adalah menelusuri jejak Nabi Ibrahim, sosok yang teguh dalam iman dan total dalam berpasrah.
Khutbah Idul Adha ini mengingatkan kepada umat Islam tentang dimensi ibadah kurban yang bukan hanya vertikal namun horizontal berupa kepedulian sosial
Tugas khatib jumat, Idul Adha dan lainnya biasanya dilakukan oleh laki-laki. Bagaimana kalau diperankan oleh perempuan?
Khutbah Idul Adha ini menjelaskan tentang keteladanan yang bisa diambil dari keluarga Nabi Ibrahim dalam berkurban
Khutbah Idul Adha Bahasa Arab ini mengajak jamaah untuk menghayati dan memetik hikmah dari keteguhan Nabi Ibrahim dan Ismail.
Khutbah Idul Adhamengajak jamaah untuk memaknai Hari Raya Idul Adha sebagai kebahagian bersama. Kebahagiaan semua orang.
Khutbah Idul Adha Bahasa Sunda ini menjelaskan tentang ibadah kurban sebagai ekspresi rasa syukur, ketaatan, kebersamaan, dan pengorbanan.